Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cuaca akan makin memburuk di masa mendatang

Cuaca akan makin memburuk di masa mendatang Polar Vortex. © Nvonews.com

Merdeka.com - Saat ini sebagian wilayah Amerika Serikat dilanda dingin yang teramat sangat sedangkan Australia diterjang hawa panas yang berlebih. Namun, kemungkinan kondisi tersebut akan memburuk di masa yang akan datang.

Seperti yang dilansir oleh Telegraph (19/1), para peneliti yang menganalisis Atlantic Meridional Overturning Circulation (AMOC), sebuah arus hangat di Samudera Atlantik Utara, telah menurun aktivitasnya hingga 15 persen dalam 10 tahun terakhir. Pelemahan ini sendiri diperkirakan akan terus berlanjut.

Padahal, AMOC berpengaruh untuk menentukan iklim di Eropa. Dengan melemahnya aktivitas arus tersebut, maka musim panas di Eropa pun diperkirakan akan sedikit lembap.

Namun begitu, hal ini justru memberikan berkah bagi warga di Amerika Utara sebab risiko terciptanya badai makin berkurang. Selain itu, dengan kelembapan yang terjaga hingga pertengahan tahun, maka potensi kekeringan pun bisa terhindarkan.

Temuan ini sendiri mirip dengan yang dijelaskan pada film The Day After Tomorrow. Dalam film tersebut, dijelaskan bagaimana AMOC melemah dan kemudian menyebabkan bumi bagian utara dilanda zaman es parah.

(mdk/nvl)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP