Coba balas dendam, ISIS sebut grup hacker Anonymous idiot
Merdeka.com - Pasca tragedi teror Paris minggu lalu, beberapa cabang grup hacker terkenal Anonymous, mengunggah video di YouTube yang mengatakan bila mereka bersumpah membalas dendam serangan teroris yang diduga berhubungan ISIS itu.
Di luar dugaan, ISIS tidak mengindahkan tantangan itu dan malah menyebut Anonymous 'idiot'. Hal itu disampaikan ISIS lewat channel resmi mereka di aplikasi chatting terenkripsi, Telegram.
"Dalam sebuah video, hacker Anonymous mengancam akan melakukan operasi peretasan besar-besaran pada ISIS (idiot). Apa yang akan mereka hack, mereka hanya bisa meretas akun Twitter, email, dan sebagainya," tulis ISIS di Telegram, seperti yang dilansir Newsweek.
Tidak hanya itu, ISIS juga memberikan tips-tips keamanan pada pengguna lain Telegram agar tak mudah jadi korban peretasan Anonymous.
"Jangan berbicara pada orang yang tidak Anda kenal di Telegram, dan blokir mereka jika Anda menemukan banyak bug di Telegram karena mereka bisa menggunakan bug untuk meretas Anda. Jangan berbincang dengan orang lain lewat DM Twitter, karena mereka bisa meretas akun mu juga. Jangan membuat email mu sama seperti username di Twitter, kesalahan ini banyak membuat Ansar (relawan kami) kena retas dan orang-orang kafir itu mengunggah IP mereka, jadi waspadalah," lanjut ISIS.
Lalu, bagaimana reaksi Anonymous akan celotehan ISIS ini? Apakah mereka akan kembali mengulang kesuksesan di bulan Januari 2015 saat berhasil meretas ribuan akun Twitter suporter ISIS dan mempublikasikan data mereka ke publik. Kita tunggu saja!
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya