Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Charger KW dari China yang sebabkan pramugari cantik ini tewas

Charger KW dari China yang sebabkan pramugari cantik ini tewas iPhone 5 © Gadgetpicture.com

Merdeka.com - Memang investigasi tentang kasus meninggalnya seorang pramugari asal China karena tersengat listrik ketika menerima telepon menggunakan iPhone 5 belum tuntas. Spekulasi awal, iPhone 5 bukan penyebab kematiannya.

Sesaat setelah kabar Ma Ailun (23), meninggal karena tersengat listrik setelah menerima panggilan telepon dengan menggunakan iPhone 5 miliknya, pihak kepolisian dan Apple berjanji akan melakukan investigasi secepatnya.

Dikutip dari Mac Rumors (18/07), spekulasi awal yang beredar adalah kematian Ailun bukan karena iPhone 5, melainkan dari charger yang digunakannya pada saat itu.

[Baca juga: iPhone 5 dituduh sebagai biang kematian seorang wanita di China]

Ailun tersengat listrik ketika sedang menerima panggilan telepon dengan menggunakan iPhone 5. Pada saat yang bersamaan, iPhone 5 miliknya sedang dalam proses charging.

Menurut seorang pakar telekomunikasi dari China ketika diwawancarai sebuah media lokal, CCTV, bernama Xiang Ligang, mengatakan bahwa kemungkinan besar kematian sengatan listrik tersebut muncul karena charger imitasi atau bukan asli produksi Apple.

"Charger tersebut kemungkinan sangat jelek kualitasnya. Dari bahan yang digunakan sampai kapasitor sampai pelindung sirkuit kemungkinan tidak sesuai. Hal tersebut menjadikan kapasitor tidak bekerja secara maksimal dan listrik akan meluncur langsung ke ponsel," jelas Ligang.

Ligang juga menjelaskan bahwa untuk daerah Hongkong, Taiwan dan Jepang, rata-rata voltase listrik yang digunakan adalah 110 volts, sedangkan untuk daerah China, menggunakan daya sebesar 220 volts.

[Baca juga: iPhone 5 akibatkan seseorang terbunuh, Apple gelar investigasi]

"Jadi apabila charger yang digunakan itu imitasi atau dibuat ala kadarnya, ada kemungkinan alat untuk mengisi daya tersebut kelebihan muatan," lanjut Ligang.

Tentunya bukan menjadi satu hal yang mengherankan karena sampai saat ini, banyak produk elektronik buatan China yang pada dasarnya untuk pasaran negara-negara yang menggunakan daya listrik 110 volts juga ditemui di pasaran China sendiri. (mdk/das)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP