CEO Google dukung keputusan bos Apple tak retas iPhone teroris
Merdeka.com - Penolakan Tim Cook, bos Apple, terhadap tuntutan pengadilan federal Amerika untuk meretas iPhone 5c milik teroris Syed Farook ternyata mengundang dukungan dari petinggi Google, yakni si CEO Sundar Pichai.
Lewat akun Twitternya, Sundar Pichai mengungkapkan opininya soal penolakan Tim Cook lewat 5 rangkaian tweet sekaligus. Menurut Pichai, sama seperti Apple, Google juga berusaha membuat produk yang aman sekaligus melindungi data pengguna dan bisa memberikan informasi tertentu bila ada permintaan pengadilan.

Di sisi lain, tuntutan pengadilan federal bagi Apple untuk meretas seluruh perangkat (iPhone) adalah hal yang berbahaya. Peretasan satu perangkat saja bisa menimbulkan masalah pelik di kemudian hari. Mungkin yang dimaksud Pichai adalah potensi peretasan lebih lanjut di banyak iPhone.
Sebelumnya, menurut Tim Cook, meretas satu iPhone disebut bisa membahayakan pengguna iPhone lain. Mengingat alat peretasan yang dipakai bisa digunakan di banyak iPhone yang jumlahnya jutaan di luar sana.
"FBI mungkin bisa menggunakan banyak istilah untuk mendefinisikan alat ini, tapi jangan salah mengartikan: Membangun sebuah versi iOS yang dapat melewati sistem keamanan pasti akan ikut menciptakan jalan pintas. Dan ketika pemerintah bisa berargumen bila penggunaan alat tersebut sifatnya terbatas untuk kasus ini saja, tidak ada jaminan untuk memastikan terkontrolnya hal itu," tulis Tim Cook dalam surat penolakannya.
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya