Canggih, begini cara FBI penjarakan para pedofil
Merdeka.com - Amerika memang adalah salah satu negara yang melegalkan pornografi, bahkan pornografi adalah salah satu industri besar di sana. Namun, pemerintah Amerika sangat anti terhadap pornografi remaja dan anak-anak, termasuk para pedofil yang jadi konsumennya.
Oleh karena itu, FBI sebagai badan intelijen Amerika punya cara khusus untuk memejahijaukan pedofil-pedofil itu, yakni dengan memakai situs porno. Loh?
Cerita bermula saat seorang pedofil menuntut pemerintah Amerika dan mengaku dijebak oleh FBI melalui situs porno bernama "Playpen". Dan dari sini lah cara FBI memberantas pedofil terungkap ke publik.
Playpen sejatinya adalah sebuah situs porno yang ada di 'dark web' atau bagian terdalam internet yang tidak bisa diakses sembarang orang. Playpen berhasil diambil alih oleh FBI saat melakukan investigasi jaringan pedofil tanggal 20 Februari tahun 2015.
Menariknya, bukannya menutup situs itu, FBI justru terus membiarkan Playpen online hingga 4 Mei 2015. Di tangan FBI, Playpen ditanami virus yang dapat membantu FBI mengungkap identitas dari para pedofil pengguna Playpen.
Berbekal virus tadi, FBI mengantongi data 1.300 pengguna Playpen dan sukses membui 137 orang pedofil. Nah, salah satu dari 137 orang tadi yang akhirnya menuntut pemerintah Amerika. Menurut data pengadilan, dia tidak terima dan merasa dijebak oleh FBI.
Playpen sendiri dapat dikategorikan sebagai situs porno besar karena mempunyai 215 ribu pengguna terdaftar dan mempunyai akses ke 23.000 konten porno anak-anak.
Sumber: Techworm.net
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya