Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Buntut pemecatan massal Microsoft, Finlandia berang

Buntut pemecatan massal Microsoft, Finlandia berang Microsoft. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Nampaknya rencana pemecatan massal yang dilakukan oleh Satya Nadella selaku CEO Microsoft membawa dampak yang jauh lebih besar. Negara tempat Nokia berasal tak segan mengungkapkan kekecewaannya.

Dalam agenda pemecatan terbesar dalam sejarah 30 tahun perjalanan Microsoft, ternyata banyak pegawai yang merupakan warga negara Finlandia. Diperkirakan terdapat sekitar 1.100 pegawai berkebangsaan Finlandia. Total terdapat 18.000 pegawai Microsoft yang bisa dirumahkan sampai akhir tahun ini.

Ribuan pegawai yang dilaporkan akan dipecat tersebut kebanyakan dari pihak Nokia. Bahkan terdapat kemungkinan bila Nokia bisa 'ikut-ikutan' memecat belasan ribu karyawan yang di dalamnya pasti banyak terdapat warga Finlandia.

Pemerintah Finlandia lantas ikut menyuarakan kekecewaan lewat Menteri Keuangan mereka yang baru saja dilantik, Antti Rinne. Pria berumur 52 tahun ini menyatakan bila aksi pemecatan tersebut adalah bentuk penghianatan Microsoft terhadap Nokia terkait kesepakatan akuisisi yang telah dilakukan beberapa waktu lalu, Ubergizmo (18/07).

Hal ini belum termasuk penghapusan produk Android Nokia, Nokia X, yang juga dikabarkan menjadi korban efisiensi besar-besaran yang dilakukan oleh Microsoft. Meninggalkan brand Lumia sebagai satu-satunya peninggalan perusahaan yang pernah berjaya lewat ponsel Symbian-nya. (mdk/bbo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP