Bukan Indonesia, Laporan Ini Ungkap Netizen Negara Mana yang Paling Jahat
Merdeka.com - Jika bertanya, warganet mana yang paling beradab jika berperilaku di ruang online seperti media sosial, ternyata jawabannya bukan negara kita.
Menurut data yang diungkap Microsoft lewat Digital Civility Index (DCI) untuk tahun 2020, jawabannya adalah negara Inggris. Paling dekat, negara paling beradab adalah negeri Jiran Malaysia yang berada di peringkat ke-empat.
Indonesia sendiri, berada di peringkat ke 11.
Dalam surveynya, Microsoft mendapatkan partisipan sejumlah 501 orang remaja dan dewasa Indonesia, dari usia 13 hinga 74 tahun. Berikut ulasannya seperti dilansir dari website Microsoft.
Data tersebut menyebut bahwa topik yang menyebabkan banyak incivility atau ketidaksopanan secara online, paling tinggi partisipan menjawab agama (42 persen), lalu orientasi seksual (37 persen), penampilan fisik (37 persen), politik (36 persen), serta ras (35 persen).
Sementara risiko online paling menyakitkan, disebut paling tinggi adalah rusaknya reputasi personal (85 persen), pelecehan online (82 persen), rusaknya reputasi profesional (81 persen), perundungan online (75 persen), serta diskriminasi (73 persen).
Di samping itu semua, kelompok umur paling sering menerima risiko online adalah milenial, dengan 72 persen partisipan telah mengalaminya.
Wanita adalah gender yang juga lebih sering menerima risiko online, dengan 80 persen partisipan.
Indonesia secara ranking masih tergolong tidak terlalu buruk, karena ada 5 negara dengan indeks ketidaksopanan tertinggi, yakni Vietnam, Rusia, Kolombia, Peru, dan yang di peringkat terbawah adalah Afrika Selatan.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya