Bos XL soal Netflix diblokir: Emang harus ikutan ya?
Merdeka.com - Layanan video streaming Netflix, belum lama ini diblokir oleh Telkom Group lantaran Netflix dianggap belum mematuhi regulasi pemerintah. Melihat langkah Telkom Group itu, nampaknya saat ini belum akan dilakukan oleh operator selular lainnya. XL, misalnya.
Menurut Presiden Direktur XL, Dian Siswarini, mengatakan bahwa pihaknya belum berencana melakukan langkah pemblokiran akses untuk Netflix. Dia beralasan, persoalan konten dikembalikan lagi kepada masyarakat. Ia pun mencontohkan YouTube yang notabene juga terdapat konten dewasa.
"Emang harus ikut-ikutan ya? Sampai saat ini belum ada rencana untuk itu. Kalau buat kami sebenarnya konsumen kan sudah bisa mengakses platform lain yang sama seperti Netflix kan ya. Kalau di YouTube aja banyak yang agak kurang etis ya," ungkapnya kepada media seusai acara launching XL Prioritas di Jakarta, Jumat (29/1).
"Tapi itu dikembalikan lagi ke masing-masing ya karena operator juga gak bisa menjaga semua konten ya. Memang kita harus menjaga konten yang sehat, tapi yang jelas masyarakat juga harus mengerti ya," ujarnya.
Sementara itu, pihak XL juga tak menampik kecipratan untung dari hadirnya Netflix di Indonesia. Menurut GM Corporate Relation & Communication Management XL, Tri Wahyuningsih, pasca Netflix hadir di Indonesia ada sekitar 10 ribu pengguna XL yang mengakses Netflix.
"Itu naiknya gede banget. Di awal-awal Netflix hadir, naik 10 ribu pengguna per hari. Tapi, sekarang menurun menjadi 5 ribu pengguna per hari. Dan mereka rata-rata memakai 800 MB per hari per orang," jelasnya.
(mdk/gni)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya