Bos Truecaller Targetkan Aplikasinya Terinstal di 100 Juta Perangkat Ponsel
Merdeka.com - Alan Mamedi, CEO dan Co-Founder Truecaller mengatakan akan menargetkan layanannya dapat terintegrasi di 100 juta perangkat ponsel dalam dua tahun. Beberapa pasar utama ialah Indonesia, Malaysia, India dan Amerika Latin. Untuk melancarkan strateginya itu, pihaknya telah bekerja sama dengan produsen smartphone dunia untuk menyematkan aplikasi Truecaller dalam ponsel yang diproduksi.
"Meskipun tersedianya Truecaller secara pre-installed tidak serta merta menambah jumlah pengguna baru Truecaller, kesepakatan bisnis ini dinilai penting agar konsumen lebih mudah menemukan dan mengambil manfaat dari layanan Truecaller," kata Alan.
Di sisi lain menurut Alan, tidak semua pengguna smartphone cukup melek teknologi untuk mendownload sebuah aplikasi. Ia sering kali mendengar informasi bahwa beberapa kelompok pengguna smartphone di pasar berkembang seperti Indonesia meminta bantuan kepada penjual, keluarga, atau teman untuk mendownload Truecaller.
"Oleh karena itu, keputusan kerja sama ini sejalan dengan tujuan besar Treucaller untuk membuat layanan kami terjangkau bagi siapa saja. Selain itu, kami ingin membantu jutaan pengguna baru dalam memanfaatkan layanan Truecaller," jelas dia dalam keterangannya kepada Merdeka.com, Selasa (8/2).
Di Indonesia sendiri, Truecaller mengalami peningkatan pengguna aktif sebesar 107.6 persen dalam kurun waktu satu tahun yakni mulai November 2020 sampai September 2021. Perusahaan asal swedia ini melihat potensi pertumbuhan bisnis yang menjanjikan melalui kerja sama ini, terlebih dengan jumlah penetrasi pengguna smartphone di Indonesia yang terus meningkat tajam
"Truecaller kini memiliki lebih dari 300 juta pengguna aktif di seluruh dunia," ungkapnya. (mdk/faz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya