Bos SPC Mobile sebut pasar tablet 'low end' masih menggiurkan
Merdeka.com - Potensi pasar tablet untuk segmen menengah ke bawah, ternyata masih memiliki ceruk yang besar. Dikatakan oleh Chief Operating Officer SPC Mobile, Raymond Tedjokusumo, berdasarkan data yang dimilikinya, penjualan smartphone dan tablet di Indonesia mencapai 40 juta unit per tahun.
Sekitar 50 persen dari total penjualan itu untuk market menengah ke bawah. Terlebih harga yang ditawarkan sangat terjangkau.
"Untuk pasar di daerah, kebutuhan tablet sangat significant. Apalagi harga murah. Ini mungkin menarik bagi masyarakat daerah untuk membeli tablet. Mereka juga akan lebih senang dengan layar lebar," ujarnya saat ditemui wartawan seusai acara konferensi pers peluncuran P5 Speed di Jakarta, Kamis (09/06).
Maka dari itu, pihaknya saat ini tengah fokus menggarap pasar menengah ke bawah terutama di daerah-daerah atau kota-kota kedua.
"Sasaran market ke middle low end pasar. Fokus kita ke pasar di kota-kota kedua. Misalnya Garut, itu jadi fokus pasar kita," katanya.
Dikatakannya, pihaknya menargetkan mampu meraih lima persen market share dari total pasar tablet di Indonesia.
"Market share kita mau ambil 5 persen dari total pasar tablet. Kita bisa dibilang 5 besar di jajaran merek-merek lokal ya," ujar dia.
Saat ini pihaknya mengakui telah memiliki pabrik di Tangerang dengan kapasitas produksinya 2.500 per line per hari. Selain itu, untuk memberikan layanan purna jual yang prima, SPC Mobile telah memiliki sembilan service center di delapan kota besar di Indonesia di antaranya Jakarta, Bandung, Garut, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Medan, dan Cibinong.
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya