Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bos Indosat bicara soal caplok Link Net

Bos Indosat bicara soal caplok Link Net Alexander Rusli. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Rencana pelepasan sebagian saham PT Link Net Tbk. (LINK) membuat Indosat tertarik untuk mengambil peluang ini. Namun dikatakan oleh CEO Indosat, Alexander Rusli hal itu masih jauh.

Sebab menurutnya, untuk menentukan harga yang fair harus menunggu hasil dari due dilligence. Kabarnya, harga yang jadi ekspektasi Link Net terlalu tinggi.

"Soal akuisisi link net itu masih jauh, bos. Ini belum due diligence hubungannya masih bank ke bank. Masih panjang urusannya. Kita tahu realnya value yang kita mau itu setelah due diligence," ujarnya di Kantor Indosat, Jakarta, Kamis (25/06).

Dia pun memperkirakan bahwa due diligence akan dilakukan setelah lebaran. "Sepertinya due diligence ini setelah lebaran, mungkin kita sudah tahu valuenya. Makanya due diligence dulu lah baru kita bisa ngomong," katanya.

"Value yang saat ini kan baru value pasar dan value yang mereka inginkan. Sebelum due diligence saya gak berani ngomong. Kita belum tahu, soalnya barangnya belum kelihatan. Adanya due diligence itu kan penting sekali bukan hanya soal keuangan saja tapi teknologi juga," imbuhnya.

Alex mengatakan mengincar saham Link Net karena nantinya bisa bersinergi dengan layanan Indosat lainnya.

"Kan bagi kita melihatnya itu bisa bersinergi dengan layanan kita yang lain kan. Teknologinya dan segala macam. Kita kan pengennya triple play," ujarnya.

Sebelumnya, beredar kabar jika perusahaan milik taipan kaya Hary Tanoesoedibjo melalui MNC Group akan mengakuisisi Link Net. Tapi belakangan muncul nama-nama perusahaan yang dikabarkan berminat seperti Indosat dan XL.

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP