BlackBerry sudah tak mungkin kejar Samsung dan Apple
Merdeka.com - Kembali meruginya BlackBerry dalam kuartal kedua tahun ini membuat mereka tak bisa lagi mengejar ketertinggalan dari Samsung ataupun Apple. Bahkan, BlackBerry pun harus mengibarkan bendera putih di semester pertama ini.
Seperti dilansir oleh Mashable (27/9), BlackBerry melalui CEO-nya merasa kecewa dengan hasil yang mereka raih pada tiga bulan kedua tahun 2013 ini. BlackBerry pun terpaksa harus dipersempit pasarnya agar kerugian tak makin besar.
"Kami akan berfokus pada pasar tertarget, dan kami akan melakukan transisi ini dengan cepat agar perusahaan bisa berjalan fokus dan efisien," sebut CEO BlackBerry saat laporan keuangan ini dipublikasikan.
Memang, dengan keadaan seperti ini, BlackBerry dipastikan akan sulit untuk mengejar Samsung atau Apple. Keduanya sudah terlanjur jadi penguasa pasar smartphone dunia sehingga perusahaan sekelas BlackBerry pun sudah sulit untuk menyalipnya.
Bahkan, dengan kondisi BlackBerry seperti ini sendiri, sangat ajaib rasanya jika perusahaan asal Kanada ini masih mampu bertahan di persaingan smartphone dunia.
BlackBerry merugi sebesar USD 965 juta atau sekitar Rp 11 triliun pada kuartal kedua 2013. Pada kuartal pertama, perusahaan asal Kanada tersebut tercatat telah mengalami kerugian sebesar USD 84 juta, atau setara dengan Rp 833,6 miliar. (mdk/nvl)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya