Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BlackBerry perkenalkan Jarvis

BlackBerry perkenalkan Jarvis Blackberry Jarvis. © itbusiness.ca

Merdeka.com - Dalam paparan yang disampaikan di ajang North American International Automotive Show (NAIAS), John Chen, Executive Chairman dan CEO BlackBerry Limited memperkenalkan BlackBerry Jarvis, perangkat lunak untuk keamanan siber yang transformasional. BlackBerry pada awalnya memasarkan solusi ini untuk para produsen mobil, yang masih mengandalkan piranti lunak untuk rantai pasokan atau supply chain yang kompleks dan rumit.

Hal ini menjadi tantangan bagi para produsen mobil dan contoh kasus yang dapat diselesaikan saat ini oleh Jarvis. BlackBerry juga mengumumkan bahwa Jarvis dapat digunakan untuk segmen industri lainnya, industry-industri seperti kesehatan, otomasi industri, dirgantara, dan pertahanan disebut sebagai beberapa contoh industri yang memerlukan kebutuhan mendesak akan produk seperti Jarvis.

Jarvis, yang dikembangkan melalui pengalaman, keahlian, dan teknologi BlackBerry Limited akan kemanan siber, adalah solusi pemindaian kode biner statis berbasis cloud satu-satunya yang dapat mengidentifikasi kerentanan pada perangkat lunak yang digunakan dalam mobil. Jarvis memindai dan memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti dalam hitungan menit, dimana pemindaian manual memerlukan lebih banyak ahli dan akan memakan waktu yang yang jauh lebih lama.

"Kendaraan yang terhubung dan otonom, memerlukan beberapa perangkat lunak paling rumit yang pernah dikembangkan, menciptakan suatu tantangan yang signifikan bagi produsen mobil yang harus memastikan kode tersebut sesuai dengan standar industri dan standar pabrik, sementara secara bersamaan, meningkatkan keamanan siber pada permukaan yang sangat menggoda bagi penjahat dunia maya dan peretas," ujar John Chen, Executive Chairman dan CEO, BlackBerry dalam keterangannya, Selasa (16/1).

Satu hal yang memperbesar tantangan untuk para OEM atau Original Equipment Manufacturer ini adalah fakta bahwa kendaraan menggunakan ratusan komponen perangkat lunak, dimana banyak di antaranya dibuat oleh jaringan pemasok pihak ketiga yang tersebar luas di beberapa tingkatan. Rantai pasokan terdistribusi ini menawarkan banyak keuntungan sekaligus meningkatkan peluang kesalahan manusia yang dapat memperlambat siklus produksi dan berdampak pada kualitas secara keseluruhan.

"Jarvis adalah sebuah produk terobosan terbaru bagi para OEM, karena untuk pertama kalinya mereka memiliki visibilitas yang lengkap, konsisten, dan mendekati real-time dalam melihat postur keamanan seluruh basis kode kendaraan, serta wawasan dan pembelajaran mendalam, yang diperlukan untuk memprediksi dan memperbaiki kerentanan, memastikan compliance, dan tetap satu langkah di depan dari segala kemungkinan tindak criminal,” jelasnya.

BlackBerry telah mulai melakukan uji coba Jarvis dengan beberapa produsen mobil terbesar di dunia. "Jaguar Land Rover dan BlackBerry mempunyai misi dan visi yang sama untuk menghadirkan kendaraan paling cerdas ke kenyataan," kata Dr Ralf Speth, CEO Jaguar Land Rover.

"BlackBerry Jarvis menjawab kebutuhan perangkat lunak cybersecurity untuk industri otomotif. Dalam salah satu penilitian kami, Jarvis memberikan efisiensi yang sangat baik dalam time-to-market, secara signifikan mengurangi waktu untuk menilai kode keamanan dari tiga hari sampai tujuh menit. Produktivitas yang dihasilkan oleh Jarvis dikombinasikan dengan tingkat keamanan BlackBerry yang terpercaya, dapat mengubah keamanan pada kendaraan,” tambahnya.

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP