BlackBerry kembali merugi Rp 53,6 Triliun!
Merdeka.com - BlackBerry sekali lagi melaporkan kondisi keuangannya untuk kuartal ketiga tahun ini. Hasilnya, 'penyakit' mereka makin parah dengan mengalami kerugian hingga USD 4,4 miliar atau setara Rp 53,6 triliun.
Dalam rilis resminya yang diungkap oleh CrackBerry (20/12), hal ini pun membuat nilai saham perusahaan tersebut menurun hingga USD 8,37 per lembarnya. Hal ini juga menyebabkan pendapatan BlackBerry pada kuartal ini menurun hingga 56 persen.
Meski begitu, CEO baru BlackBerry, John S. Chen, mengaku bahwa BlackBerry bisa membalikkan keadaan seperti ini setidaknya pada tiga tahun ke depan. Chen yakin BlackBerry bisa mendapatkan keuntungan setidaknya mulai 2016.
Chen sendiri adalah CEO baru BlackBerry yang ditunjuk setelah menggantikan Thorsten Heins. Namanya merupakan orang lama di dunia teknologi yang sebelumnya sudah lama dikenal sebagai CEO Sybase.
Chen ditunjuk jadi CEO interim BlackBerry setelah perusahaan asal Waterloo tersebut disuntik dana USD 1 miliar oleh Fairfax Financial. Selain Chen, beberapa jajaran petinggi BlackBerry juga diganti. (mdk/nvl)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya