BlackBerry fasilitasi pemerintah India untuk mata-matai warganya
Merdeka.com - Pengguna BlackBerry di India sepertinya akan terkekang. Hal ini menyusul persetujuan BlackBerry untuk membolehkan tindakan mata-mata yang dilakukan oleh pemerintah.
Seperti yang dilansir oleh The Verge (10/7), hal ini dilakukan pemerintah India dengan tujuan untuk menegakkan hukum di wilayahnya. Salah satunya, adalah dengan memeriksa seluruh aktivitas penduduknya yang juga berseliweran lewat perangkat BlackBerry dan layanan perpesanan BlackBerry Messenger.
Selain itu, pemerintah India nantinya juga akan memiliki akses untuk melihat apa saja isi dari email dan kebiasaan browsing internet pengguna BlackBerry di India. Hal ini pun mirip dengan program PRISM yang diberlakukan NSA di AS.
Padahal, Blackberry sendiri sebelumnya sempat menolak permintaan ini. Namun, setelah perselisihan panjang, mereka akhirnya mau menandatangani kesepakatan dengan pemerintah secara rahasia.
Sayangnya, ternyata kesepakatan yang belum final ini bocor ke publik. Hal ini pun akhirnya menjelaskan seperti apa tindakan mata-mata yang akan dilakukan oleh pemerintah India terhadap penduduknya nanti.
Dijelaskan, nantinya pemerintah akan membeli sebuah basis perlengkapan yang dibangun BlackBerry di Kota Mumbai. Basis ini yang nanti akan digunakan untuk mengatur juga 9 operator telekomunikasi di India.
Sebelumnya, pemerintah India sempat mengancam akan memblokir BlackBerry dari kawasannya jika tidak menuruti permintaan ini. Namun, setelah perdebatan panjang, akhirnya BlackBerry yang kemudian mengalah terhadap negeri yang menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar mereka ini. (mdk/nvl)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya