BlackBerry belum menjadi ancaman Apple dan Samsung
Merdeka.com - Seperti yang telah diberitakan oleh merdeka.com beberapa saat lalu, bahwa BlackBerry telah meningkatkan pangsa pasar di rumah sendiri, ternyata hal tersebut belum menjadi ancaman yang berarti bagi kompetitornya, Apple dan Samsung.
Dilansir oleh Cnet (17/5), seorang analis bernama Tavis McCourt dari badan penasihat finansial Raymond James, menyatakan bahwa pangsa pasar BlackBerry di Kanada meningkat drastis pada kuartal pertama 2013.
Dari data yang diperoleh, BlackBerry pada kuartal pertama 2013 telah berhasil meraih pangsa pasar sebesar 13,5 persen. Hal ini dinilai berhasil karena pada kuartal terakhir tahun lalu, BlackBerry hanya mampu mengumpulkan pangsa pasar sebesar 6 persen.
Meski begitu, pencapaian ini belum dikatakan sukses jika dibandingkan dengan perolehan BlackBerry pada kuartal pertama 2011 lalu yang mampu meraup pangsa pasar hingga 21,8 persen.
Dari pencapaian tersebut, ternyata masih kalah jauh jika dibandingkan dengan Apple maupun Samsung. Diketahui, Apple telah menguasai pangsa pasar dengan 40,1 persen, sedangkan Samsung memperoleh 29,8 persen.
Dengan perolehan BlackBerry yang sekarang, rasanya masih perlu banyak usaha yang harus dilakukan oleh perusahaan yang bermarkas di Kanada tersebut untuk menyusul duo Samsung dan Apple.
(mdk/ega)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya