Bisnis internasional sumbang 4 persen revenue Telkom
Merdeka.com - Bisnis internasional baru memberikan kontribusi pendapatan bagi Telkom sebesar 4 persen dari revenue Telkom consolidated, sedangkan penyumbang terbesarnya adalah dari layanan seluler milik Telkomsel sebesar 60 persennya. Telkomsel sendiri pada tahun lalu berhasil membukukan pendapatan hingga menembus Rp 60 triliun.
Guna memacu pendapatan dari bisnis internasional, Telkom bersiap melanjutkan ekspansi ke Taiwan, Arab Saudi dan Selandia Baru tahun ini. Dengan penambahan 3 negara ini, maka Telkom akan menggenapkan dan menyelesaikan ekspansi ke-10 negara seperti target tahun lalu.
Hingga saat ini, bisnis internasional Telkom yang dikelola oleh Telkom Internasional telah merambah tujuh negara. Ketujuh negara tersebut adalah Singapura, Hongkong, Timor Leste, Autralia, Myanmar, Malaysia, serta Amerika Serikat.
Direktur Utama Telkom Arief Yahya mengungkapkan strategi bisnis untuk masuk negara-negara tersebut di antaranya dengan mengikuti tren trafik komunikasi, atau okupansi warga Indonesia di negara itu.
"Ekspansi bisnis Telkom menjadi satu dari program utama tahun ini. Program utama lainnya adalah memacu pertumbuhan Telkomsel tetap dua digit, serta merampungkan infrastruktur Indonesia Digital Network pada 2015 nanti," ungkapnya, akhir pekan lalu.
(mdk/dzm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya