Bisnis e-commerce bikin pendapatan kurir PT Pos terus meningkat
Merdeka.com - Perusahaan negara di bisnis logistik dan kurir, PT Pos Indonesia, melaporkan bisnis pengiriman paket (kurir) dari pelaku dagang online (e-commerce) meningkatkan pendapatan kurir perseroan. Per tahun lalu, kontribusi pendapatan kurir dari pelaku e-commerce naik dari 20 persen menjadi 45 persen terhadap total pendapatan kurir PT Pos dalam tiga tahun terakhir.
"Saat ini pendapatan kurir PT Pos mencapai 60 persen terhadap total pendapatan perseroan," ungkap Agus F Handoyo, Direktur Kurir PT Pos Indonesia, di sela acara kerja sama strategis Blibli.com dengan PT Pos Indonesia di Jakarta, kemarin (1/2).
Menurut Agus, secara volume, pengiriman paket di PT Pos naik sekitar 25 persen di tahun lalu dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan volume paket tersebut didorong pengiriman paket oleh para pelaku e-commerce di Indonesia. PT Pos bekerja sama dengan hampir seluruh pelaku e-commerce di Indonesia. Sayang, Agus tidak bersedia menyebutkan nilainya. Sedangkan pengiriman dokumen termasuk surat turun sekitar 15 persen. Penurunan ini juga berlaku secara global.
Namun, Agus mengakui pihaknya terlambat masuk ke ranah e-commerce, akibat terlalu fokus dalam bisnis pengiriman surat dan penugasan pemeritntah. Namun kini, perseroan sudah bekerja sama dengan hampir semua pelaku e-commerce di Indonesia. "Secara umum, kami menargetkan tumbuh 45 persen di 2018."
Terkait kerja sama strategis dengan Blibli.com, dia menjelaskan kerja sama ini upaya mengintegrasikan layanan online to offline (O2O), dengan memanfaatkan jaringan kantor pos di seluruh Indonesia yang kini berjumlah sekitar 4.300 unit. Selain itu, kerja sama ini akan mendorong peningkatan service level agreement (SLA) jasa kurir PT Pos.
Misalnya, untuk kurir paket dalam kota maksimal dua hari atau H+2 paket sudah diterima konsumen, tapi kini sedang dipacu untuk bisa memenuhi H+1. Sedangkan untuk paket luar kota khususnya di Pulau Jawa, maksimal H+3.
Kata dia, Pulau Jawa masih mendominasi trafik kurir di perseroan. Berdasarkan data tahun lalu, pengirimam paket yang berasal dari Pulau Jawa mencapai 73 persen dari total pengiriman. Sedangkan pengiriman menuju/tujuan Pulau Jawa mencapai 67 persen.
(mdk/ega)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya