Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Benarkah Vimeo pelihara konten porno?

Benarkah Vimeo pelihara konten porno? Vimeo. © Wpsauce.com

Merdeka.com - Diblokirnya Vimeo oleh Telkomsel lantas menimbulkan sebuah pertanyaan: Benarkah Vimeo mendukung pornografi?

Seperti yang dilansir oleh Tech in Asia (28/3), memang selama ini masih ada beberapa konten yang mengekspos bagian tubuh tertentu di Vimeo. Meski begitu, konten-konten tersebut masih berada dalam batas kewajaran karena dilatari tujuan ekspresi seni dan tidak menunjukkan pornografi maupun pornoaksi.

Hal ini sendiri pun dijamin oleh Vimeo. Dalam sebuah Term of Servicenya, Vimeo menjelaskan bahwa pihaknya akan secara berkala menghapus berbagai konten yang berbau seksual maupun pornografi.

"Anda dilarang mengunggah, post, atau transmit (memasukkan secara kolektif) apapun dalam bentuk video, gambar, teks, rekaman suara atau karya lain (konten secara umum) yang mengandung konten seksual eksplisit atau pornografi (konten telanjang non seksual masih diperbolehkan)," tulis Vimeo.

Hal ini sendiri juga diberlakukan di hampir semua situs sejenis seperti YouTube, DailyMotion, maupun Metacafe. Jadi, bisa disimpulkan kalau memang Vimeo tak akan menghidupi konten-konten porno.

Bahkan, jika bisa ditelaah, justru YouTube lah yang memiliki konten panas lebih banyak dari Vimeo. Sudah tidak bisa dihitung lagi berapa banyak konten terlarang yang dihapus YouTube karena mengumbar pornografi.

Hal ini pun tentunya kembali menimbulkan pertanyaan, jika sama-sama dianggap memelihara konten porno, mengapa Telkomsel tidak menutup YouTube terlebih dulu?

Berita terkait:Telkomsel blokir situs mirip YouTube (mdk/nvl)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP