Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Begini kata mantan bos XL soal tarif murah 4G

Begini kata mantan bos XL soal tarif murah 4G Pakar telekomunikasi, Hasnul Suhaimi. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Sudah menjadi hal yang lumrah manakala operator selular berlomba-lomba memberikan iming-iming harga murah dan keuntungan lain untuk menjajal layanan 4G. Namun, yang perlu diketahui, cara itu diharapkan jangan terlalu lama.

Pasalnya, operator selular melakukan investasi di 4G bukan suatu yang murah. Butuh dana besar melakukan investasi di 4G ini.

"Gak masuk ke 4G speednya nanti gak cukup. Tapi masuk ke 4G, device yang mendukung kan masih sedikit. Karena masih sedikit, sementara jaringan sudah dibangun, akibatnya untuk mengisi jaringan, ya dimurahkan terlebih dahulu. Karena nantinya, saat orang sudah terbiasa dengan 4G, lupa 3G," jelas pakar telekomunikasi, Hasnul Suhaimi, saat ditemui usai acara pemaparan riset Advan dengan lembaga riset Mars di Jakarta, Senin (06/06).

Meski begitu, mantan CEO XL Axiata ini, berujar, jika operator selular juga tak boleh terperdaya bermain di harga murah secara terus menerus. Harga murah sebagai strategi inti operator selular, bukanlah suatu yang baik dari sisi investasi yang telah dilakukannya untuk infrastruktur 4G.

"Untuk saat ini sih oke-oke saja untuk orang masuk dulu asal harganya jangan sampai di bawah harga cost. Tapi juga jangan terus menerus saja. Ini kan istilahnya jalan tol. Jalan tolnya itu sudah dibangun, tapi gak ada kendaraan yang masuk. Nah, agar kendaraan pada masuk, ya caranya seperti itu," terangnya.

(mdk/bbo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP