Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Banyak fitur di smartphone yang tak melulu selfie

Banyak fitur di smartphone yang tak melulu selfie Lenovo Moto Z. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Saat ini beberapa vendor ponsel berlomba-lomba memperkuat sisi kamera depan dengan didukung aplikasi sebagai keunggulannya. Wajar, demam selfie memang tengah melanda terutama di Indonesia. Namun hal ini nampaknya tak ingin ditiru oleh Lenovo.

Selain memiliki segementasi masing-masing, Lenovo meyakini hasil dari survei yang dilakukan oleh GfK tentang perilaku masyarakat Indonesia ketika menggunakan smartphone.

Menurut Product Manager Lenovo Moto Indonesia, Anvid Erdian, riset itu menyebutkan orang Indonesia memakai 25 aplikasi dalam smartphonenya. Rata-rata penggunannya menggunakan aplikasi lebih dari 1 jam.

Melihat riset itu maka, kata dia, akan mubadzir jika pengguna hanya mengandalkan smartphone untuk menggunakan satu aplikasi saja seperti selfie.

"Jadi begini, kita melihat fenomena yang terlalu banyak produk smartphone hanya mempertengahkan selfie. In the end, konsumen termakan ketika pakai smartphonenya kemudian merasa 'kok saya pakai aplikasi kurang maksimal'. Tidak hanya satu fitur saja yang menarik di sebuah smartphone tetapi setiap smartphone punya banyak fitur," kata dia usai acara konferensi pers peluncuran Moto M di Jakarta, Rabu (22/3).

Pernyataannya itu, sama sekali tidak menggambarkan bahwa smartphone selfie tak bagus. Hanya saja, dirinya ingin memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Tapi kita mau mengedukasi konsumen. Selfie oke, tapi orang pakai selfie itu berapa kali sih. Apakah terus terusan? Enggak kan. Karena pada akhirnya mereka juga pakai chatting. Selfie oke tapi perlu balikin lagi ke konsumen bahwa aplikasi gak hanya selfie. Kita ingin menyadarkan konsumen saja soal ini," terang dia.

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP