Bakal punya pabrik, TiPhone targetkan untung besar di bisnis ponsel
Merdeka.com - Sudah menjadi rahasia umum manakala pasar Indonesia merupakan ladang subur bagi ponsel impor. Namun, bukan berarti merek-merek lokal kehilangan eksistensi mengalahkan pamor ponsel global. Sebut saja TiPhone.
Sebagai vendor ponsel, ternyata pabrikan yang satu ini belum sepenuhnya menghilang dari bisnis perangkat telekomunikasi mobile di Tanah Air. Bahkan, menurut Presiden Direktur PT TiPhone Mobile Indonesia Tbk, Lily Salim menargetkan keuntungan bisnis ponsel yang dijalani tahun 2016 sekitar Rp 6 triliun.
"Kalau secara keseluruhan, tahun 2016 ini kami memiliki target Rp 26 triliun, dari target itu, Rp 6 triliun diharapkan didapat dari hasil bisnis ponsel," ucapnya seusai acara MoU Telkomsel, Go-Jek, dan TiPhone di kantor Telkomsel, Jakarta, Senin (15/2).
Lily juga mengatakan, untuk mendongkrak target itu, saat ini pihaknya telah memiliki pabrik perakitan ponsel. Pabrik tersebut, dikatakan dia, tidak hanya digunakan untuk perakitan ponsel TiPhone sendiri. Dari segi kapasitas, Lily mengatakan dengan sumber daya yang dimiliki, pabrik tersebut bisa memproduksi sekitar 300 ribu ponsel perbulan.
"Rencananya, pabrik kita di Cikarang mulai beroperasi bulan Maret tahun ini. Selain memproduksi ponsel TiPhone, kita juga akan merakit produk brand global, yakni LG," jelasnya.
Baca juga:
RBT masih jadi idola pengguna XL
Paket internet unlimited harus fair ke pelanggan
Ponsel cerdas Huawei P8 siap gebrak pasar Asia
VAIO Phone Biz, smartphone Windows 10 keren dengan RAM 3GB
Oppo F1 'Selfie Expert' resmi hadir di Indonesia, berapa harganya?
Harga Rp 800 ribuan, smartphone ini punya sensor sidik jari
[Review] Menjajal smartphone dua layar YotaPhone 2 (mdk/gni)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya