Awas, terobsesi sosmed bisa hancurkan hidup manusia
Merdeka.com - Di satu sisi, sosial media (sosmed) memiliki peran penting bagi komunikasi manusia di era digital. Akan tetapi, ilmuwan telah menguak sisi gelap jadi sosmed yang diklaim sangat berbahaya bagi manusia.
Berdasarkan penelitian dari Joseph Grenny dan David Maxfield, salah satu penulis buku-buku best-seller di Amerika, kebutuhan manusia akan sosmed sudah sangat mengkhawatirkan. Bahkan, banyak orang yang sudah terobsesi pada 'Like' atau pujian yang ada di sosmed.
Hasil penelitian itu menyebutkan bila 58 persen pengguna jejaring sosial kehilangan waktu menikmati momen-momen penting dalam hidup mereka karena sibuk memotret foto terbaik untuk diunggah di sosmed. Cukup ironis bukan?
Yang tidak kalah ironis, sebanyak 91 persen responden penelitian mengaku melihat banyak turis-turis melewatkan momen-momen dan pemandangan berharga di tempat wisata karena sibuk dengan jejaring sosial mereka. Sekitar 3 dari 4 responden mengatakan menjadi lebih mudah marah bila diganggu saat tengah asyik dengan akun sosmed mereka.
Imbasnya, 25 persen responden mengaku hubungan percintaan mereka terganggu. Bahkan, 14 persen responden mengungkapkan bila mereka pernah berada dalam bahaya, seperti kecelakaan, ketika terlalu fokus pada sosmed.
Fenomena ini, menurut Maxfield, adalah penyebab pengguna sosmed lebih sering merasa sedih dan sendirian.
"Anda mungkin mendapat lebih banyak teman di sosial media, dan lebih banyak menerima 'Like'. Alhasil, Anda lebih sering menggunakan akun-akun sosmed itu. Namun, sejatinya Anda bakal merasa kesepian," ujar Maxfield, Mashable (13/03).
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya