Apple jadi target penipuan di China
Merdeka.com - Permintaan maaf Apple terhadap publik China beberapa saat silam ternyata dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Seperti yang dilansir oleh Value Walk (15/4), semenjak dikecam oleh media-media China, Apple langsung meminta maaf dan memperbaiki layanannya di sana. Salah satu dari perbaikan layanan ini adalah mengganti spare part gadget pengguna yang rusak.
Namun, rupanya itikad baik Apple ini malah disalahgunakan oleh beberapa oknum. Mereka mengirimkan beberapa spare part rusak Apple yang palsu untuk diganti oleh Apple.
Setelah diganti, spare part asli ini kemudian dirakit lagi untuk dijadikan iPhone dan kemudian di jual. Hal ini tentu saja merugikan Apple dan mencoreng nama China.
Oleh karenanya, pihak kepolisian China pun langsung menangkap para oknum yang sengaja ingin mengambil keuntungan dengan cara tidak halal ini. Dari tangan mereka, berhasil disita 121 komponen iPhone 4S palsu yang nantinya akan ditukarkan dengan komponen asli.
Atas hal ini, Apple diperkirakan merugi sekitar USD 500 atau setara dengan Rp 4,8 juta. Hal ini belum termasuk kerugian jika komponen ini dirakit dan dijual kembali secara ilegal.
Sebelum ketahuan, diperkirakan aksi ini sudah berjalan selama kurang dari satu bulan. Penipuan ini sendiri berlangsung sesaat setelah Apple mengeluarkan kebijakan baru di China. (mdk/nvl)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya