Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Apple diduga telantarkan pekerjanya di China

Apple diduga telantarkan pekerjanya di China Apple. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Urusan Apple dengan China memang tak pernah berjalan mulus. Setelah sebelumnya perangkat mereka menyetrum dua pengguna, kini perusahaan asal Cupertino itu diduga telah menyengsarakan pekerjanya di sana.

Seperti yang dilansir oleh Voice of America (29/7), sebuah badan pembela hak pekerja di China telah menuduh sebuah supplier langsung terhadap Apple Incorporated di sana karena menelantarkan pekerja. Diduga, pekerja ini tak dibayar gajinya dan mengalami pelanggaran lingkungan kerja.

Dalam sebuah laporan Senin kemarin, China Labor Watch menyatakan bahwa mereka menemukan adanya pelanggaran dalam sebuah pabrik yang dimiliki oleh Pegatron Corporation, Taiwan. Padahal, hal seperti ini dijanjikan Apple tak terjadi di seluruh area produksinya.

Dalam sebuah pernyataan, Apple menyatakan bahwa mereka selama ini telah menyediakan lingkungan kerja yang aman dan adil bagi siapa saja. Namun, dengan adanya temuan ini, perusahaan asal Cupertino ini pun langsung mengadakan penyelidikan.

Dalam temuannya, ternyata Apple menemukan fakta bahwa Pegatron memang telah menyita kartu identitas para pekerja. Oleh karenanya, Apple pun kemudian meminta hal ini untuk segera dihentikan. (mdk/nvl)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP