Apple akuisisi induk Snapchat?
Merdeka.com - Wall Street merupakan gudangnya rumor yang selalu berhubungan dengan kemungkinan merger perusahaan-perusahaan besar. Sebagian besar pemberitaan dianggap cukup menggelikan karena rumornya mungkin tidak masuk akal. Meskipun beberapa di antaranya terbukti benar. Hal itu dilakukan mungkin untuk bermain pada ranah saham perusahaan.
Nah, baru-baru ini muncul kabar bahwa Apple sedang mempertibangkan untuk segera membeli atau mengakuisisi Snap yang merupakan induk dari Snapchat, seperti yang dikutip dari Vanity Fair (9/3).
Pembelian Snap akan memberi Apple akses ke aplikasi messaging Snapchat. Meskipun baru-baru ini berubah ke UI Snapchat yang menyebabkan banyak pengguna menandatangani petisi yang menuntut kembalinya Snapchat lama.
Apple mungkin akan melihat aplikasi tersebut sebagai cara untuk terlibat dalam pepersanan sosial. Selain itu, seperti yang kami tunjukkan beberapa hari yang lalu, CEO Apple Tim Cook dan CEO Snap, Evan Spiegel sepakat bahwa masa depan AR cukup cerah.
Snap sendiri saat ini bernilai USD 22 Miliar. Meski terdengar bernilai tinggi, tapi jangan lupakan Apple yang saat ini memiliki USD 300 Miliar di brankasnya. Jadi, nilai USD 22 miliar itu bisa menjadi angka yang relatif murah bagi perusahaan yang berbasis di Cupertino tersebut.
Pertanyaannya, apa yang tidak bisa dikembangkan oleh Apple sehingga harus mengakuisisi Snap?
Sebagian besar analis sama sekali tidak berpikiran bahwa hal tersebut akan benar-benar terjadi. Terlebih Apple membuat game dengan mengakuisisi Snap. Seorang anali bernama Jim Cramer, mengatakan, "Itu (Apple mengakuisisi Snap) tidak akan terjadi!"
(mdk/ega)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya