'Amerika adalah musuh besar kebebasan internet'
Merdeka.com - Tiap tahun, Reporters Without Borders merilis siapa saja musuh utama kita di internet. Hal ini dilakukan untuk menarik perhatian khalayak tentang sosok yang harus diwaspadai karena mengancam kebebasan berinternet.
Seperti dilansir oleh The Verge (14/3), ternyata musuh utama internet tahun ini adalah Amerika Serikat, negara yang pertama kali memperkenalkan internet. Sejak borok NSA dibongkar oleh Edward Snowden, akhirnya diketahui apa saja kejahatan Amerika terhadap internet.
"Metode penyadapan massa yang dilakukan tiga negara, banyak diantaranya telah dibongkar Endward Snowden, adalah aksi yang tidak bisa ditolerir karena mereka menggunakan hal itu untuk menyalahkan negara lain seperti Iran, China, Turkmenistan, Saudi Arabia dan Bahrain yang dianggap melanggar kebebasan internet," kata Reporters without Borders.
Dalam artian lain, meski kerap mengecam tindakan sensor internet di negara tersebut, ternyata Amerika Serikat tak lebih buruk dari mereka. Meski kerap menyatakan bahwa kebebasan informasi adalah hal mutlak, ternyata Amerika Serikat juga tidak sepenuhnya menjamin kebebasan itu di negaranya.
Snowden telah membuka mata dunia bahwa Amerika Serikat lebih parah dalam melakukan kontrol terhadap internet. Negara Paman Sam tersebut terbukti menggunakan NSA sebagai alat untuk melacak apa saja yang dilakukan orang seluruh dunia lewat internet.
(mdk/nvl)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya