Ambisi Apple di balik pengangkatan Kevin Lynch
Merdeka.com - Kemarin, tersiar kabar bahwa Apple menunjuk Kevin Lynch, CTO Adobe, untuk mengisi salah satu jabatan besar di perusahaannya. Padahal, jika ditilik ke belakang, hubungan Lynch dan Apple sempat memanas.
Hal ini dikarenakan Lynch yang sering menghujat Apple dan Steve Jobs yang tidak bisa mengakomodir teknologi Flash yang dimiliki Adobe. Lynch pun menganggap Apple tertinggal karena tidak bisa menerapkannya.
Hal ini kemudian dibalas oleh Steve Jobs dengan cukup keras. Dalam sebuah essay, Jobs mengkritik flash dari berbagai sudut, termasuk dari segi performa, dampak terhadap baterai, dan keamanannya.
Perseteruan ini pun membuat hubungan keduanya menegang sehingga Apple dan Adobe tidak pernah mengeluarkan dukungan dari segi teknologi di antara keduanya.
Namun, kebijakan Apple untuk mengambil Lynch sebagai salah satu pegawainya nampaknya akan mengakhiri perseteruan ini. Yang jadi pertanyaan, kenapa Apple mau mengakhirinya?
Patut diketahui, selama bekerja di Adobe, Kevin Lynch hanya menangani proyek yang berhubungan dengan flash saja. Jadi, Lynch paham betul dengan teknologi ini di luar kepala.
Bisa jadi pengangkatan Lynch ini dilakukan agar dia bisa membawa teknologi tersebut ke dalam setiap produk Apple. Hal ini tentunya akan memberikan kemudahan bagi para pengembang aplikasi yang juga ingin menerapkan teknologi flash di software perusahaan asal Cupertino ini.
Selain itu, Lynch sepertinya juga dipastikan akan meneruskan proyek Apple Maps yang dianggap gagal. Hal ini dikarenakan dia mengisi posisi yang sebelumnya ditempati Bob Mansfield, penanggung jawab Apple Maps.
Sumber: Apple Insider (19/3) (mdk/nvl)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya