Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

7 poin hambat berkembangnya ekonomi digital

7 poin hambat berkembangnya ekonomi digital Acara PNP Indonesia. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, mengatakan, ada tujuh poin yang menjadi penghambat berkembangnya ekonomi digital menurut kajian pemerintah. Ketujuh poin itu di antaranya adalah logistik, infrastruktur komunikasi, keamanan cyber, perlindungan konsumen, perpajakan, permodalan, dan edukasi serta sumber daya manusia.

“Perkembangan teknologi adalah suatu kepastian. Yang harus kita perhatikan adalah bagaimana memanfaatkan teknologi. Contohnya kesiapan masyarakat, ini yang harus menjadi prioritas, terutama bagaimana mengedukasi masyarakat," papar dia.

Selain rendahnya tingkat edukasi secara umum, kata pria yang akrab disapa Chief RA itu, tidak meratanya tingkat pengetahuan masyarakat di Indonesia juga menjadi pemicu masalah.

Meski dihadapkan dengan banyak faktor penghambat, pemerintah tetap optimis dan melakukan berbagai upaya untuk mendukung perkembangan startup digital di Indonesia, salah satunya melalui program-program pembinaan seperti Plug and Play Indonesia.

Memasuki bulan kedua dari program akselerator Plug and Play Indonesia, 11 startup yang telah terpilih pada awal bulan Mei lalu sedang sibuk mengikuti berbagai kegiatan pembinaan dan pelatihan dengan memanfaatkan ruang kerja yang juga disediakan bagi mereka. Disamping dukungan logistik, Plug and Play Indonesia juga memjembatani hubungan startup dengan berbagai stakeholder seperti instansi pemerintahan, korporasi, dan juga media.

“Dengan dukungan yang holistik seperti ini, diharapkan para startup dapat lebih fokus dengan perkembangan dan pemasaran produk mereka,” ujar Wesley Harjono,selaku Presiden Direktur dari Plug and Play Indonesia.

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP