6 Tips ampuh untuk menghemat baterai di Samsung Galaxy S8/S8+
Merdeka.com - Tren saat ini memperlihatkan kalau smartphone punya fitur makin canggih, spek makin bertenaga, serta desain makin cantik. Satu hal yang perkembangannya tak seberapa cepat, yakni baterai.
Memang banyak perangkat Android yang mengutamakan tingginya kapasitas baterai. Namun di beberapa smartphone flagship, hal tersebut justru dikorbankan demi tipisnya desain serta spek yang lebih bertenaga. Tak terkecuali Samsung Galaxy S8 dan S8+.
Samsung S8 hanya mempunyai kapasitas baterai 3000mAh, yang dilansir dari uji coba yang dihelat Phone Arena, hanya mencetak waktu 8 jam 22 menit dan 8 jam tepat untuk S8+. Terlihat cukup masuk akal, namun perangkat keluaran 2017 dari Samsung lain, yakni A3, A5, dan A7, semua mencetak waktu di atas 11 jam.
Tak bisa dipungkiri, layar adalah aspek paling memakan banyak daya di Samsung S8. Jadi, layar adalah aspek yang paling harus Anda awasi.
Jika Anda adalah pengguna Samsung Galaxy S8 atau S8+, berikut tips untuk menghemat baterai di perangkat Anda.
1. Gunakan tema yang berkombinasi warna gelap
Menggunakan tema berwarna gelap ternyata cukup efisien baterai. Hal ini dikarenakan layar Super AMOLED milik Samsung didesain untuk mematikan pixel berwarna hitam agar lebih hemat daya. Dengan ini, makin cerah warna, makin banyak daya terkuras. Terlebih lagi Anda lebih banyak menggunakan warna putih.
2. Atur fitur kecerahan otomatis
Berbagai perangkat Samsung membuat pengguna mampu untuk menyetel kecerahan menjadi mode otomatis. Tentu mode otomatis ini membuat perangkat Anda beradaptasi lebih untuk mendapatkan kecerahan layar yang sesuai dengan keadaan sekitar Anda, dan itu memakan daya lebih. Meski demikian, batasan kecerahan bisa Anda atur sendiri. Atau lebih baik lagi, matikan mode kecerahan otomatis tersebut.
3. Matikan 'Always On Display'
Always On Display adalah fitur berguna yang sangat disukai Samsung. Meski demikian, fitur ini memakan banyak data. Untuk menghemat daya, Anda bisa matikan fitur ini dan nyalakan layar ketika Anda butuh mengecek sesuatu seperti notifikasi, tanggal, atau jam.
4. Matikan fitur 'Smart Stay'
Smart Stay juga merupakan fitur yang berguna di Samsung S8. Fitur ini membuat layar S8 tak akan mati jika Anda menatapnya. Fitur ini memanfaatkan kamera selfie di S8 untuk melacak wajah dan mata Anda. Tentu hal ini canggih namun memakan banyak daya. Jadi jika Anda tak seberapa sering melihat layar hp Anda, lebih baik matikan fitur ini.
5. Atur 'Screen Timeout'
Tentu sama sekali tak diperlukan untuk membiarkan layar menyala dalam waktu lama ketika tidak dibutuhkan. Mungkin hal ini adalah sesuatu yang tak seberapa diperhatikan oleh pengguna, namun hal ini harus diatur sesuai dengan preferensi pengguna.
Mengatur timeout layar ke 30 detik atau paling lama satu menit, tentu sudah jadi angka yang sangat cukup untuk kebutuhan Anda. Hal ini akan membuat layar Anda tak akan menyala terlalu lama ketika tak dibutuhkan.
6. Atur resolusi layar
Kami sempat membahas soal resolusi layar Samsung S8 yang secara default hanya mengusung resolusi Full HD. Benar, meski resolusi layarnya bisa mencapai WQHD+, demi penghematan baterai, secara default resolusi layar Samsung S8 memang tidak dimaksimalkan.
Hal ini dikarenakan makin tinggi resolusi, makin banyak daya yang dikonsumsi. Anda bisa menggunakan resolusi Full HD untuk keadaan sehari-hari yang meliputi chat, email, serta media sosial. Namun untuk kebutuhan menonton video resolusi tinggi, main game, atau berbagai kegiatan grafis lain, pindahkan resolusi ke WQHD+. Anda juga bisa gunakan resolusi HD+ dalam situasi yang mengharuskan Anda menghemat baterai.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya