6 Kesalahan besar saat memakai smartphone, bisa sebabkan kematian!
Merdeka.com - Smartphone dipenuhi dengan fitur-fitur handal yang dapat membantu kehidupan sehari-hari, sebut saja browsing hingga chatting. Namun, tidak semua orang menggunakan fitur-fitur itu dengan 'wajar'.
Hasilnya, justru tindakan bodoh bahkan berbahaya bisa dilakukan hanya berbekal sebuah smartphone. Enam hal ini contohnya.
Pamer foto makanan di sosmed
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comTidak ada salahnya hal ini dilakukan. Namun, saat ini semakin banyak pengguna smartphone yang memotret dan mengunggah foto makanan setiap kali dia makan.
Selain bisa dianggap menyombongkan diri, hal ini dituding sebagai salah satu alasan kegemukan. Sebab, mereka semakin sering berburu makanan hanya untuk difoto.
Selfie di kamar mandi dan tempat berbahaya
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comHampir semua orang mungkin suka berfoto selfie, namun tidak di setiap tempat atau kesempatan, misalnya di kamar mandi. Meskipun sering dilakukan, hal ini dipandang kurang etis dan sering menuai hinaan di jejaring sosial.
Begitu pula dengan selfie di tempat berbahaya. Sangat tidak sepadan dengan resiko yang dihadapi, contohnya seorang wanita berumur 23 tahun asal Polandia, Sylwia Rajchel, yang meninggal setelah terjatuh saat mencoba berfoto selfie di tepi sebuah jembatan.
Mengunduh terlalu banyak aplikasi
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comTidak ada untungnya melakukan hal ini. Selain mungkin hanya sedikit yang akhirnya Anda pakai. Mengunduh banyak aplikasi di smartphone juga bisa membuat performanya menurun.
Tak jarang konsumsi data smartphone juga melonjak. Alhasil, uang yang harus dikeluarkan untuk paket data meningkat.
Memakai speaker di tengah keramaian
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comLingkungan terlalu bising untuk melakukan panggilan telepon? Jawabannya adalah headset atau earphone, bukan speaker.
Memakai speaker boleh saja membantu Anda mendengar percakapan, namun hal itu tidak diragukan lagi bisa menggangu orang lain di sekitar Anda.
Terlalu banyak menggunakan emotikon
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMenurut penelitian, menggunakan emotikon positif, seperti smiley di akhir pesan atau chatting bisa meningkatkan kesan positif. Namun, keseringan menggunakan emotikon juga bukanlah hal bijak.
Banyak pengguna yang menyatakan bila terlalu banyak emotikon bisa membuat kita terlihat seperti anak kecil atau remaja yang baru pertama kali mempunyai smartphone.
Melakukan semua hal dengan smartphone
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSmartphone memang kian canggih, namun sebaiknya Anda tidak terlalu bergantung pada smartphone untuk keperluan komunikasi, kerja, atau mencari informasi secara berlebihan.
Jika Anda tetap melakukannya, bayangkan apa yang akan terjadi saat si smartphone kehabisan baterai? Dunia sekaan kiamat bukan?
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya