Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Racun 'tersembunyi' di balik internet

5 Racun 'tersembunyi' di balik internet Ilustrasi main Internet. blognews.am

Merdeka.com - Hadirnya internet di hadapan kita memang membuat semuanya makin mudah. Kini, dengan adanya internet, apa saja bisa dilakukan dengan cepat dan praktis.

Sebagai contoh, dulu orang berkomunikasi atau berbelanja secara langsung dengan cara berpergian. Namun, kini semua aktivitas tersebut bisa dilakukan dengan mudah dan cepat berkat bantuan internet.

Sayangnya, teknologi apapun itu pasti ada sisi positif dan negatifnya. Akibat internet ini pula, secara perlahan kita menjadi manusia yang berbeda dari yang seharusnya.

Perbedaan ini kebanyakan memang cenderung mengarah ke hal yang positif. Namun, ternyata banyak juga yang mengarahkan kita ke hal negatif.

Seolah-olah, saat mengakses internet, secara tak sadar kita telah 'diracuni'. Kira-kira, racun apa saja yang ada di dunia maya ini? Simak ulasannya seperti yang telah disarikan dari Listverse (24/9) berikut ini.

Buat manusia jadi individualis

jadi individualisRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sudah banyak penelitian yang menyebutkan kalau remaja saat ini rasa empatinya jauh berkurang dibandingkan remaja pada 30 tahun lalu. Setelah diteliti, ternyata hal ini diakibatkan oleh peran internet.

Remaja sekarang 40 persen kurang peka terhadap lingkungan sekitarnya. Mereka lebih terlihat sebagai seorang individualis, jika bukan urusannya, maka mereka tak akan turut campur.

Ubah otak secara perlahan

secara perlahanRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sudah tak bisa dipungkiri kalau mereka yang mengakses internet akan memiliki pola pikir berbeda jika dibandingkan dengan mereka yang tidak. Bahkan, sebuah studi di 2011 menyebutkan bahwa internet mungkin saja bisa mengubah cara kerja otak kita.

Diketahui ada beberapa bagian otak yang berwarna abu-abu akibat dari interaksi dengan internet, terutama Facebook. Padahal, bagian otak ini bisa dibilang sangat penting karena mengatur ingatan, interaksi sosial, dan bisa menyebabkan autisme.

Buat orang jadi bodoh

jadi bodohRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Internet memang menawarkan jutaan ilmu baru tiap detiknya. Namun, bukannya menambah pengetahuan, hal ini malah bisa membodohkan seseorang.

Seperti penelitian yang dilakukan pada 2009 dan ditulis dalam jurnal Science menyebutkan bahwa internet akan mempengaruhi kemampuan kognitif kita. Internet bisa meningkatkan kemampuan visual seseorang, namun akan membuat mereka berkurang kemampuannya dalam hal berpikir kritis, memecahkan masalah secara induktif, dan merusak perkembangan imajinasi.

Buat orang jadi pemarah

jadi pemarahRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Peneliti China yang menyelidiki lebih dari 70 ribu post di jejaring sosial Sina Weibo menyebutkan bahwa tingkat emosional seseorang di jejaring sosial sangat labil. Banyak sekali tweet yang berisi pesan kemarahan, sementara pesan senang dan kesedihan jumlahnya sangat sedikit.

Dengan adanya internet, sebuah isu kecil bisa jadi sangat besar. Hal inilah yang kemudian digunakan sebagai bahan kemarahan penggunanya.

Buat orang makin malas

makin malasRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Dengan adanya internet, semua pekerjaan makin mudah untuk dilakukan. Namun begitu, kemudahan ini pun ternyata membuat penggunanya seperti terbius.

Mereka tak akan mau melakukan pekerjaan yang berat-berat karena dirasa semua hal bisa dilakukan lewat internet. Akibatnya, waktu produktif seseorang berkurang karena sudah kadung tergantung dengan internet.

(mdk/nvl)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP