Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

4 Tipe crowdfunding yang sukses jadi sensasi di dunia bisnis

4 Tipe crowdfunding yang sukses jadi sensasi di dunia bisnis crowdfunding. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Beberapa tahun terakhir, istilah crowdfunding telah menjadi sensasi di dunia bisnis. Di antara proyek-proyek bisnis yang berlimpah dan tren bisnis start-up yang semakin marak, kebutuhan akan metode-metode crowdfunding yang masih asing pun terus bertambah.

Walaupun sudah banyak orang yang akrab dengan konsep dan bentuk dari crowdfunding, namun masih ada yang tidak tahu bahwa terdapat beberapa tipe crowdfunding yang tidak digunakan oleh situs seperti Kickstarter, Crowdtivate, dan Indiegogo. Maka berikut adalah empat tipe dari crowdfunding yang sedang marak berkembang beberapa tahun terakhir.

Reward Crowdfunding

4 tipe crowdfunding yang sukses jadi sensasi di dunia bisnisRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Tipe ini adalah yang paling terkenal di antara tipe-tipe lainnya. Reward Crowdfunding atau crowdfunding yang berbasis hadiah. Reward Crowdfunding adalah tipe yang dipakai oleh situs-situs yang telah disebut di atas yaitu Kickstarter, Indiegogo, dan situs milik Singapura yaitu Crowdtivate.

Reward Crowdfunding telah meraih popularitas karena tidak hanya para kontributor mendapat barang-barang menarik dari dana yang mereka berikan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pemilik bisnis untuk mendapat gambaran mengenai pemetaan target pelanggan mereka.

Hal tersebut yang membuat Reward Crowdfunding menjadi tipe yang sering dipilih para pebisnis yang ingin memproduksi prototipe dari produk mereka.

Investment Crowdfunding

4 tipe crowdfunding yang sukses jadi sensasi di dunia bisnisRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Terkadang disebut sebagai crowdfunding berbasis hutang atau pinjaman, Investment Crowdfunding memfasilitasi pebisnis untuk mendapatkan investasi keuangan dengan meminjam dari sekelompok kontributor dengan metode yang lebih tradisional, sama seperti meminjam dari bank.

Tidak seperti crowdfunding lainnya, Investment Crowdfunding akan mengembalikan uang yang diberikan oleh para kontributor. Dengan meminjamkan uang, para kontributor akan menerima bunga ketika pengembalian dilakukan.

Tujuan para pebisnis yang ikut crowdfunding ini adalah untuk mendapatkan dana yang dibutuhkan dengan kurs bunga yang lebih rendah dari bank.

Donation Crowdfunding

4 tipe crowdfunding yang sukses jadi sensasi di dunia bisnisRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Terkenal dengan kemudahannya, Donation Crowdfunding beroperasi sesuai dengan namanya yaitu donasi. Kontributor memberikan uang untuk kampanye ini tanpa kompensasi (kecuali sensasi positif yang dirasakan ketika telah melakukan kebaikan kepada orang lain).

Banyak digunakan oleh situs seperti GoFundMe, tipe ini sering kali diasosiasikan dengan faktor-faktor sosial dan personal di dunia bisnis. Walaupun begitu, tetap tidak banyak proyek bisnis yang menggunakan Donation Crowdfunding. Tetapi, rasio kesuksesan kampanye untuk proyek-proyek bisnis yang berdasarkan kesadaran akan sosial terbilang cukup tinggi.

Equity Crowdfunding

4 tipe crowdfunding yang sukses jadi sensasi di dunia bisnisRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sebagai bagian dari Investment Crowdfunding, tipe ini adalah pilihan yang populer dengan kontributor dan pebisnis yang cerdik. Kontributor bisa memiliki kapasitas yang mirip dengan investor dan metode ini juga bisa menjadikan kampanye ini sebagai ekuitas bagi para kontributor.

Dengan ekspektasi umum dari Equity Crowdfunding yaitu para kontributor menerima keuntungan saham dengan proporsi yang sama dari investasi mereka, inipun menjadi alternatif yang lebih terjangkau untuk mendapat modal dengan cara yang tidak biasa namun lebih mahal yaitu dengan IPO atau Initial Public Offering.

Artikel ini diterbitkan pertama kali di Start-UP, sebuah portal edukasi bisnis yang lengkap dari lembaga penyiaran regional Channel NewsAsia untuk memelihara semangat kewirausahaan di Asia dan mengedukasi penonton mengenai dunia bisnis start-up.

Channel NewsAsia sendiri kembali menyiarkan musim kedua Start-UP mulai dari Senin, 2 Februari 2015. Acara serial berbasis dokumenter yang terdiri dari 7 bagian ini akan mengikuti perjalanan 8 pengusaha (jumlah awal 25 orang), dalam melewati tantangan-tantangan seru untuk memenangkan dana dari para investor bisnis.

(mdk/dzm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP