4 Fakta Buram Soal Mundurnya Jony Ive Dari Apple, Tak Ada Lagi Kerjasama?
Merdeka.com - Bos divisi desain dari Apple yakni Jony Ive, mundur beberapa hari yang lalu. Setelah sejak 1992 mengabdi pada Apple, Ive memutuskan untuk membuat perusahaannya sendiri bernama LoveFrom, yang dibentuk bersama desainer Australia, Marc Newson.
Ive sendiri menyebut bahwa LoveFrom akan menjadikan Apple sebagai klien pertama dan klien eksekutif mereka. Apple sendiri akan bekerjasama dengan Ive dalam hal aksesoris canggih serta deretan aplikasi kesehatan yang kini jadi fokus strategi Apple.
Meski di atas kertas disebut bahwa Ive akan tetap bekerjasama dengan Apple, kenyataannya tidak demikian. Berikut deretan fakta buram soal mundurnya Ive dari Apple.
1. Ive Telah 'Tinggalkan' Apple Sejak Lama
Berdasarkan laporan dari Bloomberg, Ive pada dasarnya telah meninggalkan Apple sejak empat tahun yang lalu. Menurut laporan sumber terpercaya, Ive hanya datang ke markas Apple selama dua kali seminggu dan tidak rutin.
Hal ini senada dengan pernyataan Ive sendiri di tahun 2015 yang menyebut bahwa dirinya "sangat, sangat, lelah," merujuk pekerjaannya di Apple.
2. Kerjasama Dengan Apple Hanya 'Basa-Basi'
Menurut jurnalis teknologi John Gruber, Ive tidak bertahan dengan Apple. Pilihannya hanya dua, bertahan atau mundur dari Apple, tidak ada mundur lalu ada kerjasama lebih lanjut. Menurutnya, pernyataan bahwa LoveFrom akan bekerjasama dengan Apple murni basa-basi.
3. Ive Juga Punya Produk Gagal
Akhir-akhir ini, Ive tak hanya memproduksi kesuksesan. Pasalnya, beberapa dari produk besutannya justru gagal.
Paling besar ada dua. Pertama teknologi butterfly keyboard di MacBook Pro yang sering menekan berlebih, tersangkut, hingga tak responsif. Kedua, tentu AirPower, platform pengecasan nirkabel produk Apple yang diperkenalkan lalu dibatalkan 18 bulan kemudian.
4. Ive Pernah Menyatakan Kalau Ia Akan Keluar Dari Apple
melansir Guardian dalam artikel 5 tahun lalu, Jony Ive menyebut bahwa ia akan berhenti mendesain produk untuk Apple ketika perusahaan tersebut berhenti berinovasi.
Ive mengungkapkan bahwa inovasi Apple dalam dunia teknologi adalah satu hal yang menjaga ketertarikannya untuk tetap mengabdi pada Apple. Apakah saat ini, inovasi di Apple telah mati? Tak ada yang tahu.
Dalam artikel yang dilaporkan Wall Street Journal pun, Ive disebut tidak lagi cocok dengan Tim Cook yang mulai "menunjukkan sedikit kurangnya ketertarikan terhadap proses pengembangan produk" Apple.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya