1000 Technopreneur pada tahun 2020, mimpi para startup Indonesia
Merdeka.com - Bukan lagi menjadi rahasia yang ditutupi manakala Indonesia memiliki potensi pasar yang besar untuk sektor teknologi. Terutama yang berkaitan dengan ekonomi digital. Sayangnya, potensi itu hanya sekadar potensi yang kurang digarap maksimal oleh negeri sendiri.
Oleh sebab itulah, beberapa pelaku startup mendambakan negeri ini bisa bergerak maju menghasilkan startup yang mumpuni yang lahir dari negeri sendiri. Hal itu diungkapkan oleh Chief Executive, Kibar, Yansen Kamto. Nah, untuk meraih mimpi itu, dia akan membuat program 1.000 startup berkualitas dari Indonesia.
"Targetnya 1.000 startup itu total di tahun 2020. Kita maunya setiap tahun bakalan ada 200 startup berkualitas lewat proses inkubasi dan pendampingan yang tepat supaya bisa berkembang dengan baik," kata dia saat jumpa pers di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Jakarta, Selasa (21/10).
Untuk mewujudkan 1000 technopreneur itu, Yansen telah memiliki serangkaian cara dengan dimulai dari ide hingga final. Ide Yansen itu pun diakuinya didukung oleh pemerintah.
"Kita akan tampung 8.000 ide mentah, terus kita akan lakukan workshop supaya idenya terealisasi di hands-on. Abis itu kita akan buatkan hackathon biar mereka membentuk tim dengan hasil produk setengah jadi, lalu pendampingan terus sampai jadi dan siap dilepas ke publik sampai dapat pendanaan dan berkembang," tutur Yansen.
"Kita maunya ada perubahan di industri startup Indonesia. Selama ini kita cuma dianggap pasar saja, padahal kita punya potensi yang lebih besar dari sekedar jadi pasar produk perusahaan global. Sekarang waktunya kita jadi produsen," imbuhnya.
(mdk/bbo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya