Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

WN Inggris di Medan Diduga Positif Omicron, Ini Faktanya

WN Inggris di Medan Diduga Positif Omicron, Ini Faktanya Ilustrasi virus Omicron. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang warga negara asing (WNA) asal Inggris berinisial JIA (60) diduga terjangkit Covid-19 varian Omicron. Ia tiba di Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut) pada Rabu (5/1), sebelumnya melakukan perjalanan dari Belgia, Singapura dan Jakarta.

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut Aris Yudhariansyah mengatakan, JIA dinyatakan positif Covid-19 tanggal 4 Januari 2022 di Singapura. Kemudian saat masuk Kota Medan dicek kembali dan hasilnya masih positif Covid-19. Saat ini, pasien tersebut sedang menjalani isolasi di Rumah Sakit Royal Prima, Kota Medan.

Mendengar ada WNA yang terindikasi Covid-19 varian Omicron, Wali Kota Medan Bobby Nasution langsung mendatangi rumah sakit pada Rabu (5/12). Bobby didampingi oleh Kadis Kesehatan Kota Medan Taufik Ririansyah melakukan pertemuan dengan pihak rumah sakit untuk mengetahui lebih jelas soal WN Inggris yang positif Covid-19 tersebut.

Sejauh ini, Bobby mengatakan belum bisa memastikan apakah pasien tersebut positif Covid-19 varian Omicron. Pasalnya, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan Balitbangkes Kemenkes RI di Jakarta.

“Hasil PCR sudah dikirim ke Balitbangkes Kemenkes RI di Jakarta. Kami masih menunggu konfirmasi varian apa,” kata Bobby Nasution.

Bobby menambahkan, merebaknya isu yang mengatakan WN Inggris itu bergejala varian Omicron, diduga lantaran negara asal tujuannya saat ini tengah berkembang varian Omicron. Apabila hasil pemeriksaan oleh Balitbangkes RI ternyata terkonfirmasi positif Omicron, maka WNA tersebut akan diisolasi selama 10 hari.

Melansir dari unggahan akun Instagram @prokopim_pemkomedan pada Rabu (5/1), berikut informasi selengkapnya. ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ

Bukan Pelaku Perjalanan Wisata

Bobby menjelaskan, WNA yang positif Covid-19 tersebut bukan pelaku perjalanan wisata, tapi merupakan kru pesawat kargo yang terbang dari Inggris menuju Belgia. Kemudian dari Belgia menuju Singapura, tapi melakukan arround di Bandara Kualanamu Medan dan menginap satu malam di Hotel Horison.

“Berhubung surat PCR-nya sudah expired, mengharuskan kru pesawat kargo melakukan PCR ulang untuk terbang meninggalkan wilayah Indonesia. Ketika dilakukan test PCR, hasilnya positif. Lantaran WN Inggris, hasil PCR langsung dikirim ke Balitbang Kesehatan di Jakarta untuk mengetahui Covid-19 varian apa,” jelasnya.

Ia menambahkan, WNA itu hanya satu hari menginap di Kota Medan, sebab tujuannya bukan ke Indonesia tapi Singapura.

“Kru yang lain pesawat kargo itu sudah terbang meninggalkan Kualanamu, sebab hasil mereka negatif. Jadi pasien ini ditinggal sendiri untuk mengikuti peraturan yang ada di negara kita,” jelasnya.

Pasien Merupakan OTG

Sejauh ini, WNA yang positif Covid-19 itu masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) dan terlihat sehat tanpa gejala kesehatan lainnya, seperti sesak atau pun batuk.

“Kita tetap rawat di rumah sakit guna memastikan Covid-19 varian apa yang dialaminya,” kata Bobby.

Bobby menjelaskan, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang untuk melakukan tracing kepada kontak erat pasien. Dari hasil koordinasi yang dilakukan, pihak Pemkab Deli Serdang telah melakukan tracing di Hotel Horison.ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ“Selain Hotel Horison, tentunya orang-orang terdekat pasien positif Covid-19 yakni rekan-rekannya sesama kru pesawat kargo. Namun tracing tidak dilakukan, sebab hasil PCR yang telah dilakukan terhadap rekan-rekan sesama kru lainnya negatif sehingga sudah meninggalkan Kualanamu,” jelasnya.

(mdk/far)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP