Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Viral Suara Dentuman di Berbagai Daerah Jateng, Ini 4 Faktanya

Viral Suara Dentuman di Berbagai Daerah Jateng, Ini 4 Faktanya misteri dentuman di Jakarta. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Beberapa saat yang lalu warganet dihebohkan dengan suara dentuman. Hal ini terdengar di berbagai daerah di Jawa Tengah.

Suara dentuman ini terdengar pada dini hari Senin (11/5). Hal ini pun membuat warganet heboh dan ramai di jagat dunia maya.

Kejadian suara ini terdengar sekitar waktu sahur. Beberapa warga di Solo mendengarkan suara dentuman ketika menyiapkan menu sahur. Wargan yang lain mendengar ketika rondal malam.

"Saya tidak tahu tadi suara apa ya. Kayak dentuman. Kejadiannya sekitar jam 01.00 WIB," ujar Yuli, warga Kecamatan Grogol, Sukoharjo dilansir dari merdeka.com.

Dilansir dari merdeka.com, Anto Asmoro (45), warga Desa Menuran, Baki, Sukoharjo menuturkan, saat itu dirinya sedang meronda bersama warga lainnya. Menurutnya, suara yang ia dengar tidak terlalu keras, sehingga sejumlah warga lainnya tidak mendengarkan.

Suara dentuman ini masih belum diketahui berasal dari mana. Tepat satu bulan yang lalu suara dentuman juga menghebohkan warga Jabodetabek. Hal ini pun tentunya membuat heboh warganet.

Suara Dentuman Pada 11 Mei 2020

Fenomena suara dentuman ini juga menghebohkan warganet jagat dunia maya. Salah satunya di akun Instagram @infocegatansolo. Seorang netizen asal Sragen mengabarkan ada suara seperti gluduk (petir) sekitar pukul 00.15 WIB.

"Min mou krungu suara koyo gludug banter ora sekitar jam 12.15an mau?," tulis salah satu warganet.

Postingan tersebut ditanggapi beragam oleh akun lainnya. Ada yang mendengar dan ada yang tidak. Banyak warga yang mengira hanya suara petir biasa. Namun ada warganet yang mengatakan melihat adanya meteor yang jatuh.

"Meteor jiglok (jatuh) mungkin... cleret ijo terlihat dari Polokarto," tulis akun @Iyan_2203.

Penjelasan BPBD Boyolali

Beberapa masyarakat pun berspekulasi dari mana suara dentuman itu berhasil. Beberapa mengatakan berasal dari aktivitas Gunung Merapi.

Namun hal ini dibantah oleh Kepala BPBD Boyolali Bambang Sinungharjo. Menurutnya aktivitas Gunung Merapi pada Minggu malam hingga Senin pagi ini landai.

"Saya tidak dengar ada suara dentuman. Kalau ada bukan dari Merapi, karena aktivitas Merapi landai, tidak ada erupsi," pungkas Bambang dilansir dari merdeka.com.

Penjelasan BMKG

Selain spekulasi adanya aktivitas Gunung Merapi, beberapa masyarakat pun mengatakan dikarenakan gempa. Namun hal ini dibantah oleh BMKG penyebab suara dentuman.

Dilansir dari liputan6.com Daryono Kabid Mitigasi Bumi dan Tsunami BMKG mengatakan bahwa tidak ada aktivitas gempa yang terjadi.

Hal ini dapat dipastikan setelah dilakukan pengecekan terhadap gelombang seismik dari seluruh sensor gempa BMKG yang tersebar di Jawa Tengah. 

Dentuman di Jabodetabek Terjadi 11 April 2020

Selain suara dentuman pada dini hari Senin (11/5), pada bulan lalu 11 April 2020. Hal ini pun membuat warganet berspekulasi.

Suara dentuman tersebut terdengar di Jabodetabek. Dilansir dari liputan6.com, Kabid Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono memastikan dentuman tidak bersumber dari gempa tektonik. 

(mdk/kum)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP