Viral Remaja Dibully dan Dipukuli Temannya, Warganet Minta Polisi Tangkap Pelaku
Merdeka.com - Aksi perundungan atau bullying memang masih sering kita temui di sekitar kita. Tak jarang aksi bullying itu menimpa remaja yang notabene masih berstatus pelajar. Mirisnya, aksi tersebut sering kali dilakukan oleh teman mereka sendiri yang disertai dengan penganiayaan.
Seperti yang baru-baru ini viral di media sosial, seorang remaja perempuan menjadi korban bullying oleh teman-temannya sendiri. Ia bahkan dianiaya dengan dipukuli dan ditendang.
Video viral itu diunggah oleh akun Instagram @medantaukoinfo pada Minggu (19/12). Diketahui, peristiwa itu terjadi di sebuah Kuburan China, di Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara (Sumut).
"Pemukulan seorang remaja perempuan oleh sekelompok genk terjadi di Kuburan Cina, Delitua," tulis caption di unggahan itu.
Video itu pun sontak curi perhatian warganet dan tuai kecaman dari warganet. Berikut informasi selengkapnya.
Ditendang dan Dipukuli

Instagram/@medantaukoinfo ©2021 Merdeka.com
Dalam video itu, terlihat sejumlah remaja perempuan berada di sebuah Kuburan China. Salah seorang dari mereka, remaja yang memakai jilbab berbaju hitam, terlihat sedang dibully oleh teman-temannya yang lain. Ia yang saat itu tengah duduk-duduk, sempat menolak untuk direkam oleh temannya.
"Jangan lah direkam kaya gitu," ujarnya kepada perekam video.
"Nggak papa ni orang nggak diviralin. Tenang aja nggak diviralin ni mukak dia," ujar temannya yang merekam video.
Tiba-tiba, salah seorang temannya yang memakai kaos biru tua, menariknya untuk berdiri dan langsung menendang korban beberapa kali. Korban pun sampai tersungkur ke lantai. Korban terdengar meminta agar pelaku berhenti memukulinya, namun tak dihiraukan oleh pelaku.
"Mau ngomong apa sekarang?" ujar pelaku.
"Kak udah, kak, plis," pinta korban dengan nada pilu.
Melihat korban dipukuli dan ditendang berulang kali, sejumlah remaja lain yang ada di lokasi sempat berusaha melerai keduanya. Mereka sempat meminta agar pelaku menghentikan aksinya, namun tak juga dihiraukan oleh pelaku.
"Kak udah kak, kasian, kak," ujar teman-temannya yang lain.
"Kak tolong, kak, udah, kak," sahut korban, yang berkali-kali memohon agar pelaku berhenti memukuli dan menendangnya.
Warganet Minta Polisi Tangkap Pelaku

Instagram/@medantaukoinfo ©2021 Merdeka.com
Belum diketahui apa penyebab aksi bullying sekaligus penganiayaan tersebut. Namun, video itu sontak membuat warganet kesal dan geram. Warganet pun langsung memenuhi kolom komentar dan ramai-ramai menandai akun Instagram milik kepolisian setempat agar para pelaku bisa segera ditangkap dan kasus tersebut bisa diusut dengan tuntas. Bahkan, di kolom komentar juga terlihat akun Instagram resmi DPRD Deli Serdang yang ikut berkomentar dan menandai akun Polres Deli Serdang. "@polrestadeliserdang @yemimandagi Ijin Komandan," tulis akun @humasdprddeliserdang."@poldasumaterautara @polrestabes.medan harus ditindak tegas yg beginian pak," tulis akun @irfansyahlbs."Mohon kpd pihak berwajib untuk di usut dan proses secara hukum @poldasumaterautara," tulis akun @akhmadghafurst."@satreskrimpolrestabesmedan tolong ditangkap pak sangat memprihatinkan sekali, itu manusia kasian," tulis akun @mzaini29."@poldasumaterautara @divisihumaspolri @polrestabes.medan pak oh pak? Liat lah pak anak ini berantam dia pak? Cak lah bapak tengok dulu," tulis akun @patrapatraa23.Hingga kini, belum ada tanggapan atau keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat terkait video viral tersebut.
(mdk/far)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya