Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tren Kasus Covid-19 Naik Lagi, Gubernur Sumut Minta Rumah Sakit Lakukan Ini

Tren Kasus Covid-19 Naik Lagi, Gubernur Sumut Minta Rumah Sakit Lakukan Ini Tren Kasus Covid-19 Naik Lagi, Gubernur Sumut Minta Rumah Sakit Lakukan Ini. Instagram/@infosumutku ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Tren kasus positif Covid-19 di Sumatra Utara (Sumut) kembali mengalami peningkatan. Oleh karena itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengonsolidasikan seluruh rumah sakit yang ada di daerah ini untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan kasus kematian karena Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi pada rapat koordinasi terkait penanganan Covid-19 dengan Rumah Sakit se-Sumut di Rumah Dinas Gubernur pada Selasa (4/5).

Selain itu, ketersediaan tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) di rumah sakit juga menjadi perhatian khusus Gubernur. Pasalnya, saat ini angka kematian berada di angka 3,3%, sementara BOR sudah melampaui 60%.

Melansir dari unggahan Instagram @pemprovsumut pada Rabu (5/5), berikut informasi selengkapnya.

Angka Kematian Harus Diturunkan

tren kasus covid 19 naik lagi gubernur sumut minta rumah sakit lakukan ini

Instagram/@infosumutku ©2021 Merdeka.com

Gubernur Edy mengatakan, angka kematian pasien Covid-19 harus diturunkan. Hal ini tentu perlu upaya sinergi antar-rumah sakit dan pihak terkait lainnya.

Ia juga berharap penanganan pasien tidak tertumpuk di satu tempat, melainkan tersebar di sejumlah rumah sakit yang tersedia.

“Angka kematian harus diturunkan. Untuk itu, sinergi antar-rumah sakit dan pihak terkait sangat diperlukan. Makanya saya kumpulin bapak-bapak sekalian, untuk bertukar pikiran, untuk mengatasi ini kita juga harus bergandengan tangan," ujarnya.

Sementara untuk ketersediaan ruang isolasi, Gubernur Edy mengatakan pihaknya siap menyediakan cadangan tempat isolasi jika nantinya diperlukan.

Akibat Kendornya Protokol Kesehatan

tren kasus covid 19 naik lagi gubernur sumut minta rumah sakit lakukan ini

Instagram/@infosumutku ©2021 Merdeka.com

Ketua Tim Penanganan Penyakit Infeksi Emerging Satgas Covid-19 Sumut, Restuti Hidayani Saragih mengatakan, faktor yang menyebabkan peningkatan angka kematian dan ketersediaan kamar isolasi antara lain adalah kondornya penerapan protokol kesehatan masyarakat. “Penerapan protokol kesehatan adalah faktor dari eksternal rumah sakit," ujarnya. Belum lagi, saat ini semakin banyak varian virus Covid-19, di mana diperlukan keseriusan dalam membatasi mobilitas dan kegiatan warga.

Peningkatan Kasus Covid-19

Melansir dari ANTARA, berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Sumut, jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 kembali meningkat, dengan tambahan positif Covid-19 sebanyak 71 orang."Pada tanggal 4 Mei, pasien terkonfirmasi masih bertambah 63 orang dengan nihil kasus meninggal. Sementara 5 Mei, ada penambahan 71 orang dengan kasus meninggal dua orang," ujar Jubir Satgas Covid-19 Sumut dr Aris Yudhariansyah pada Rabu (5/5).Sehingga total kasus terkonfirmasi di Sumut mencapai 29.724 orang dari satu hari sebelumnya 29.653 orang.

(mdk/far)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP