Tinjau Lokasi Vaksinasi Massal Covid-19 yang Viral, Bobby Nasution: Kami Perbaiki
Merdeka.com - Belum lama ini, viral di media sosial suasana vaksinasi massal Covid-19 di Lanud Soewondo, bekas Bandara Polonia Medan, Sumatra Utara (Sumut). Vaksinasi ini menimbulkan kerumunan dan mencuri perhatian warganet. Diketahui, vaksinasi ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Medan.
Dalam video yang beredar, ratusan warga terlihat mengantre di lokasi vaksinasi Covid-19 dengan berjubel-jubel dan mengabaikan protokol kesehatan Covid-19. Video ini ramai jadi perbincangan warganet dan tuai banyak kecaman lantaran panitia yang dianggap lalai.
Terkait video viral ini, Wali Kota Medan Bobby Nasution meninjau langsung ke lokasi vaksinasi massal tersebut guna mendengar keterangan dari petugas medis yang bertugas dan keluhan dari masyarakat.
Pemkot akan Evaluasi Pelaksaan Vaksinasi

Instagram/@bobbynst ©2021 Merdeka.com
Lewat akun Instagramnya, @bobbynst pada Minggu (6/6), Wali Kota Medan Bobby langsung mendatangi lokasi vaksinasi massal di Lanud Seowondo bekas Bandara Polonia untuk meninjau kondisi di lapangan.
Di lokasi, Bobby bertemu langsung dengan petugas medis yang bertugas dan juga masyarakat untuk mendegar keluhan dari kedua belah pihak. Diketahui, cuaca mendung serta kurangnya pencahayaan di lokasi menjadi kendala proses vaksinasi.
Bobby mengatakan, Pemkot Medan akan terus memperbaiki sistem vaksinasi massal ini agar proses vaksinasi dapat berjalan dengan lebih efektif.
Viral Kerumunan Vaksinasi Massal

Instagram/@medantalk ©2021 Merdeka.com
Sebelumnya, dalam video viral yang beredar, ratusan orang terlihat sedang mengantre di lokasi vaksinasi massal Covid-19 tersebut. Bahkan antrean memenuhi hingga bagian luar gedung.Saking ramainya, tak terlihat sama sekali penerapan protokol kesehatan Covid-19. Masyarakat mengantre dengan berjubel tanpa menjaga jarak aman. Sebagian warga menunggu antrean vaksinasi dengan berdiri dan duduk lesehan karena tak kebagian tempat duduk.Video viral ini sontak tuai banyak komentar dan kecaman dari warganet. Pasalnya panitia dianggap lalai dan tidak memperhatikan keselamatan warga.
(mdk/far)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya