Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Taufik Hidayat Beberkan Kondisi Kemenpora hingga Terseret Kasus Korupsi

Taufik Hidayat Beberkan Kondisi Kemenpora hingga Terseret Kasus Korupsi Taufik Hidayat. ©2016 Merdeka.com/Septian Tri Kusuma

Merdeka.com - Taufik Hidayat merupakan mantan pemain bulu tangkis tunggal putra Indonesia. Prestasi di dunia bulutangkis sudah tidak diragukan lagi.

Taufik Hidayat meraih medali emas untuk Indonesia pada Olimpiade Athena 2004. Pada tahun 2005, ia menyabet gelar juara dunia. Taufik memegang gelar Kejuaraan Dunia BWF dan Olimpiade.

Pada 2002 dan 2006, Taufik memegang gelar juara tunggal putra Asian Games 2002. Pada 2012 Taufik Hidayat menyatakan gantung raket.

Setelah menyatakan pensiun dari dunia bulutangkis, ia pun masuk dalam birokrasi. Taufik menjadi Wakil Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas periode 2016-2017. Pada 2018, ia menjadi staf khusus Menpora Imam Nahrawi .

Hal mengejutkan, ia sampaikan bahwa menyesal pernah terjun dalam dunia pemerintahan. Taufik menyampaikan dalam video di channel Youtube Deddy Corbuzier yang tayang pada, Senin (11/5).

Video tersebut bertajuk BUKA MATA LOE! SEMUA KORUPTOR!? TAUFIK HIDAYAT NEKAT BICARA!!. Dalam video tersebut Taufik menceritakan tentang alasan ia masuk dalam dunia pemerintahan.

Suami Amy Gumelar ini juga blak-blakan tentang adanya campur tangan politik di PBSI dan korupsi di tubuh KEMENPORA.

Menyesal Masuk Pemerintahan

Setelah memutuskan untuk pensiun menjadi atlet bulutangkis, Taufik memutuskan untuk masuk dalam pemerintahan. Taufik Hidayat mengungkapkan penyesalannya terjun ke birokrasi.

"Asli kapok sih kerja di bidang pemerintahan, saya yang aslinya hanya ingin belajar, dan mertua juga ada di bidang pemerintahan," ungkap Taufik Hidayat.

taufik hidayat

©2020 Merdeka.com/Youtube Deddy Corbuzier

Alasan Masuk Pemerintahan

Taufik pun menjelaskan alasannya ketika memutuskan untuk berada di pemerintahan. Dikarenakan sosok mertuanya yang ada di bidang pemerintahan, membuat Taufik ingin mengikuti jejaknya.

"Terus ada kepikiran, siapa lagi sih selain bokap yang nerusin di situ? Akhirnya gue mencoba yang tadinya di organisasi olahraga, yang di bulutangkisnya, kemudian masuk ke pemerintahan," ucapnya.

taufik hidayat

©2020 Merdeka.com/Youtube Deddy Corbuzier

Olahraga dan Arena Politik

Taufik Hidayat akui kecewa ketika dirinya tidak jadi memegang obor Asian Games. Ia mengungkapkan saat itu dirinya memiliki beda pandangan politik. Taufik juga mengungkapkan olahraga tidak akan pernah maju jika dibawa ke arena politik.

"Olahraga dibawa ke politik. Yang ngurusin Asian Games bajunya lain, jadi gue ga dapat jatah. Itulah olahraga dibawa ke politik ga akan pernah maju," ungkap Taufik.

taufik hidayat gantung raket

©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Korupsi di Kemenpora

Tak hanya sampai di situ, Taufik juga mengungkapkan adanya korupsi di tubuh kementrian. Hal ini terus terjadi walaupun berganti mentri.

"Siapapun menterinya sama saja, tikusnya banyak," tambahnya.

taufik hidayat diperiksa kpk

©2019 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Kasus Korupsi Menjerat Dirinya

Taufik Hidayat pernah diperiksa oleh Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 1 Agustus tahun lalu. Taufik pun mengungkapkan dirinya memang mendapat tugas dari Imam Nahrawi terkait uang yang dititipkannya.

"Gua memang pernah dititipin Imam Nahrawi, tapi gua ga tau itu duit buat apa. Kan cuma nitip mungkin hanya bantuan atau ucapan terima kasih. Gue kan ga tau. Ga ada berpikir ini uang sogokan atau apa," ucap Taufik Hidayat.

taufik hidayat diperiksa kpk

©2019 Merdeka.com/Dwi Narwoko

(mdk/kum)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP