Sekelompok Pria Bobol ATM Raup Puluhan Juta Rupiah, Modusnya Patut Diwaspadai
Merdeka.com - Kejahatan pembobolan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) kian marak terjadi. Seperti yang terjadi di Pekanbaru ini. Bermodal patahan lidi, tiga pria di Pekanbaru memperoleh uang puluhan juta dengan mengganjal lubang ATM. Kartu ATM korban ditukar dengan kartu palsu setelah pelaku tahu password pribadi atau PIN.
Ketiganya, A, RD dan RE, ditangkap setelah beraksi untuk ke-25 kalinya. Keberadaan mereka terendus setelah korban yang merupakan purnawirawan TNI melaporkan ke Polsek Tampan Pekanbaru.
"Ketiganya dilakukan tindakan tegas terukur (ditembak) karena melawan petugas," kata Kapolresta Pekanbaru Komisaris Besar Nandang Mu'min Wijaya melalui Kapolsek Tampan Komisaris Hotmartua Ambarita SIK pada Jumat (18/9) dilansir dari Liputan6.com.
Berikut kronologi dan modus pelaku selengkapnya.
Kronologi Kejadian
Ambarita menjelaskan, korban Friswan Sinaga pada 12 September 2020 mengambil uang di ATM salah satu SPBU di Jalan SM Amin. Saat itu, kartu ATM-nya tidak mau masuk karena seorang pelaku sudah memasang lidi di lubang mesin.
Pelaku lainnya masuk dan berpura-pura ingin membantu korban. Korban diminta memasukkan nomor PIN dan mengutak-atik kartu ATM sehingga pelaku tahu PIN korban.
"Saat itu pelaku menukar kartu ATM korban dengan yang palsu," kata Ambarita.
Setelah korban pergi, pelaku mengeluarkan lidi dan memasukkan kartu ATM yang telah ditukar tadi. Karena sudah tahu nomor PIN, pelaku dengan leluasa mengambil uang korban dari ATM.
"Korban kehilangan uang jutaan rupiah dan melapor ke Polsek," kata Ambarita.
Beraksi Sebanyak 25 Kali dengan Modus Sama
Dari tersangka inisial A, petugas menyita selembar kartu ATM milik korban Friswan. Disita pula beberapa lembar kartu ATM milik sejumlah warga Pekanbaru yang pernah menjadi korban.Sementara dari tersangka RD disita sebuah kendaraan yang selalu digunakan sebagai transportasi untuk beraksi. Berikutnya dari tersangka RE, disita 9 patahan lidi untuk mengganjal lubang mesin ATM."Pengakuannya sudah 25 kali beraksi di sejumlah ATM dengan modus ganjal pakai lidi, ada 24 kartu ATM yang disita," ucap Ambarita.
Pelaku Berhasil Ditangkap
Beberapa hari melakukan penyelidikan, Unit Reserse Kriminali Polsek Tampan mengendus keberadaan tiga pelaku berdasarkan rekaman CCTV di ATM. Mereka semuanya tertangkap pada 15 September 2020 subuh."Ketiganya mengaku terakhir kali beraksi di ATM sebuah SPBU pada 12 September, sesuai laporan korban purnawirawan TNI tadi," jelas Ambarita.
(mdk/far)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya