Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Respons Keluhan Masyarakat Soal BBM Langka, Gubernur Sumut Lakukan Ini

Respons Keluhan Masyarakat Soal BBM Langka, Gubernur Sumut Lakukan Ini Respons Keluhan Masyarakat Soal BBM Langka, Gubernur Sumut Lakukan Ini. Instagram/@edy_rahmayadi ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Dalam dua pekam terakhir, terjadi kelangkaan BBM di Sumatra Utara (Sumut). Pasokan BBM di sejumlah SPBU di beberapa daerah di Sumut sangat minim stok, bahkan tak sedikit yang kosong.

Langkanya BBM di sejumlah SPBU ini sempat membuat masyarakat kesulitan dan protes. Hal ini terlihat dari banyaknya video viral yang memperlihatkan antrean panjang di sejumlah SPBU tersebut.

Melihat hal ini, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pun menanggapi keresahan masyarakat.

Dalam unggahannya di akun Instagram pribadinya @edy_rahmayadi pada Kamis (21/10), Ia mengatakan akhirnya memanggil pihak Pertamina Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) untuk mencari solusi.

"Menindaklanjuti banyaknya keluhan masyarakat terkait kelangkaan BBM di Sumatra Utara belakangan ini, saya akhirnya memutuskan untuk memanggil pihak Pertamina dan stakeholder lainnya ke Rumah Dinas untuk meminta kejelasan serta mendiskusikan beberapa solusi untuk mengatasi masalah ini," ujarnya dalam unggahan tersebut.

Pertemuan itu dihadiri langsung oleh EGM Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Asep Wicaksono dan Area Manager Comm, Rell & CSR Pertamina Sumbagut, Tauficurahman.

Berikut informasi selengkapnya.

Akibat Terlambatnya Kapal Pemasok BBM

respons keluhan masyarakat soal bbm langka gubernur sumut lakukan ini

Instagram/@edy_rahmayadi ©2021 Merdeka.com

Gubernur Edy menjelaskan, Ia sudah menyampaikan keluhan masyarakat terkait kelangkaan BBM beberapa waktu terakhir tersebut.

Ternyata, menurut keterangan pihak Pertamina, kelangkaan BBM itu terjadi akibat keterlambatan kapal pemasok BBM ke Sumut yang seharusnya tiba tanggal 3 Oktober, namun baru tiba pada 12 Oktober lalu.

Meski begitu, Gubernur Edy mengatakan saat ini pasokan BBM untuk jenis solar dan pertalite sudah mulai kembali normal.

"Jadi stok BBM untuk jenis solar dan pertalite dalam 3 hari ini sudah terus disuplai kemari," jelasnya.

Pasokan Terus Ditambah

Meski stok BBM sudah berangsur normal, namun Gubernur Edy meminta kepada pihak Pertamina untuk terus menambah kuota BBM agar tidak lagi terjadi kelangkaan. "Jadi alhamdulillah, per 13 Oktober kemarin, stok BBM secara berangsur sudah mulai membaik dan normal kembali. Jadi saya meminta kepada pihak Pertamina, agar pihak Pertamina untuk terus menambah kouta BBM agar tidak jadi kelangkaan," ujarnya.Ia mengatakan, kelangkaan BBM yang sempat terjadi itu sangat menyusahkan masyarakat karena mengganggu aktivitas masyarakat. "Kalo seperti ini kan membuat masyarakat susah..," ujarnya.

(mdk/far)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP