PPKM Level 4 Kota Medan Diperpanjang, Wali Kota Sebut Tren Covid-19 Menurun
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Utara (Sumut) memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di tiga daerah, yakni Kota Medan, Kota Sibolga dan Kabupaten Mandailing Natal.
PPKM Level 4 ini diperpanjang hingga 20 September 2021, sesuai dengan Instruksi Mendagri No.40 dan 41 Tahun 2021. Meski masih berstatus Level 4, namun Wali Kota Medan Bobby Nasution mengaku tren pasien Covid-19 di Kota Medan telah mengalami penurunan.
"Kita Kota Medan dari beberapa minggu ini sudah tren penurunan, bahkan per kemarin sudah di bawah 100, saya lihat dari penambahan kasusnya saya dapat angka di bawah 100," ujarnya pada Selasa (7/9).
Menurut data Satgas Covid-19 Medan, hingga Senin, 6 September 2021, jumlah pasien positif Covid-19 di daerah ini mencapai 44.844, meninggal dunia 865, dan sembuh 36.493.
Melansir dari ANTARA, berikut informasi selengkapnya.
Aspek yang Dilihat
Bobby mengatakan, kemajuan penanganan Covid-19 dan penetapan Level 4 di Kota Medan ini bukan hanya dari pertumbuhan atau penurunan jumlah kasus. Tapi, ada beberapa aspek lain seperti mobilitas warga dan sebagainya.
Apalagi, sejumlah rumah sakit di Kota Medan tidak hanya menampung pasien Covid-19 dari dalam kota saja, namun juga dari kabupaten/kota lain yang ada di Sumut.
"Kita ibukota provinsi, kita juga harus melihat kabupaten/kota atau aglomerasi kita, MEBIDANG (Medan-Binjai-Deli Serdang) bagaimana tren di sana. Jangan hanya memandang dari Kota Medan nya saja karena contoh kayak rumah sakit kita ini kan bukan hanya nampung masyarakat dari Kota Medan saja, tapi menampung juga dari kabupaten/kota lain yang ada di Sumut," jelasnya.
Zona Merah Berkurang
Selain itu, zona merah di Kota Medan juga telah mengalami penurunan. Bobby berharap tidak ada lagi daerah yang menjadi zona merah baru. Lima kecamatan yang sempat masuk zona merah antara lain Kecamatan Helvetia, Kecamatan Sunggal, Kecamatan Johor, Kecamatan Selayang dan Kecamatan Sunggal."Saya juga gak mau kalau lima ini turun ada yang menggantikannya. Artinya apa, ada satu kecamatan yang jadi penambahan kasusnya jadi ribuan juga. Artinya lima ini gak tergeser lagi, dalam artian jangan ada penambahan kasus yang tiba-tiba meledak," ujarnya.
(mdk/far)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya