Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jadi Dalang di Balik Pembunuhan Sang Suami, Wanita Ini Pura-Pura Tangisi Mendiang

Jadi Dalang di Balik Pembunuhan Sang Suami, Wanita Ini Pura-Pura Tangisi Mendiang Ilustrasi Pembunuhan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang pedagang bernama Nasruddin alias Acik tewas dalam perjalanan pulang bersama istrinya, Virgita Lenia Hellu. Pria 44 tahun ini bekerja sebagai pedagang emas di Jalan Hanutara, Distrik Mutiara Tami, Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Acik menjadi korban pembunuhan yang diduga dilakukan oleh empat orang perampok. Setelah diselidiki, ternyata sang istrilah yang menjadi dalang pembunuhan itu. Tak sendiri, sang istri yang sempat berpura-pura menangisi kepergian Acik, bekerja sama dengan selingkuhannya untuk melakukan aksi keji itu.

Dalang di Balik Pembunuhan Berencana

jadi dalang di balik pembunuhan suaminya sendiri wanita ini pura pura tangisi mendia

©2021 Merdeka.com/ Instagram @seputarkotapalembang

Juragan emas itu ditemukan tewas di Jalan Hanutura, Distrik Mutiara Tami, Kota Jayapura, Provinsi Papua pada Senin (28/6). Sang istri yang disamarkan namanya ini mengaku suaminya tewas setelah dirampok rombongan begal.

Polsek Mutiara Tami melakukan penyelidikan dan menemukan bukti bahwa tewasnya Acik adalah ulah dari sang istri dan selingkuhannya. Wanita 25 tahun itu langsung ditangkap pihak kepolisian untuk diperiksa.

Pura-Pura Menangis

Sebelum bukti mengejutkan itu terkuak, sang istri sempat menangis histeris atas musibah yang menimpa suaminya. Namun, ternyata sang istri adalah dalang di balik kejadian itu.

Sang istri ditangkap di kediamannya, disambut dengan sorakan dari warga sekitar. Dari hasil pemeriksaan sementara, motif pembunuhan sang istri ialah ingin menguasai harta sang suami.

Menutupi Jejak Pembunuhan dengan Menangis

jadi dalang di balik pembunuhan suaminya sendiri wanita ini pura pura tangisi mendia

©2021 Merdeka.com/ Instagram @seputarkotapalembang

Saat jenazah suaminya ditemukan warga, wanita itu sempat histeris. Warga sekitar yang berada di lokasi kejadian sempat menenangkannya.

Ternyata air mata sang istri saat itu adalah alat untuk menutupi kejahatan yang dilakukannya. Hingga saat ini, pemeriksaan dan penyelidikan masih terus berlanjut.

(mdk/frd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP