Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hujan Deras Sebabkan Ratusan Rumah di Asahan Terendam Banjir, Begini Kondisinya

Hujan Deras Sebabkan Ratusan Rumah di Asahan Terendam Banjir, Begini Kondisinya Hujan Deras Sebabkan Ratusan Rumah di Asahan Terendam Banjir, Begini Kondisinya. liputan6.com ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Ratusan rumah di Kabupaten Asahan, Sumatra Utara (Sumut) terendam banjir akibat hujan deras yang melanda daerah ini dua hari berturut-turut sejak Minggu (15/8).

Sejumlah kecamatan yang terdampak banjir tersebut antara lain Kecamatan Pulo Bandring, Setia Janji, Sei Dadap, Tinggi Raja, Buntu Pane, Air Joman, Rawang Panca Arga, Air Batu, Simpang Empat, Bandar Pasir Mandoge dan Kota Kisaran Timur.

Banjir dengan ketinggian berkisar 50 hingga 150 cm itu merendam 707 unit rumah, 3 unit sarana pendidikan, 3 unit sarana ibadah serta lahan persawahan milik warga.

Namun, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan, selain karena hujan deras, banjir ini juga disebabkan karena sedimentasi sungai.

"Banjir ini dipicu oleh beberapa faktor, antara lain hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang berlangsung selama dua hari, serta sedimentasi daerah aliran sungai," kata Abdul pada Selasa (17/8).

Melansir dari Liputan6.com, berikut informasi selengkapnya.

Mulai Surut

hujan deras sebabkan ratusan rumah di asahan terendam banjir begini kondisinya

liputan6.com ©2021 Merdeka.com

Abdul mengatakan, saat ini genangan banjir di Desa Sei Silau Tua, Sei Silau Barat dan Karya Ambalutu telah surut. Sementara di desa lain, seperti Desa Sei Alim Hassak, juga berangsur-angsur surut.

Genangan banjir juga berangsur surut di Desa Tanah Rakyat, Sei Dadap I/II, Tanjung Alam, Sei Kamah Baru, Bahung Sibatu-batu, Terusan Tengah, Rawang Lama, Rawang Pasar IV, dan Hessa Air Genting. Desa-desa itu tersebar di sejumlah kecamatan terdampak banjir.

"Di Desa Punggulan dan Kelurahan Siumbut Umbut, genangan banjir masih terjadi. BPBD melaporkan, masyarakat yang masih terdampak banjir memilih bertahan di rumah mereka," sebutnya.

Sebagian Warga Mengungsi

hujan deras sebabkan ratusan rumah di asahan terendam banjir begini kondisinya

liputan6.com ©2021 Merdeka.com

BPBD Asahan bersama dengan dinas terkait, aparat desa dan kecamatan terdampak bergerak cepat melakukan penilaian dampak, kerusakan infrastruktur dan kebutuhan penanganan warga.Tim gabungan juga telah mendirikan posko untuk menyediakan pelayanan kesehatan, penyiapan makanan dan pemenuhan kebutuhan dasar lain kepada warga terdampak.Hingga saat ini 30 kepala keluarga masih mengungsi ke tempat yang aman, sedangkan 707 kepala keluarga atau 1.898 jiwa yang terdampak banjir masih bertahan di rumah mereka.

Peringatan BMKG

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan masih akan terjadi hujan lebat yang disertai petir atau kilat dan angin kencang hingga Rabu, 18 Agustus 2021.Oleh karena itu, BPBD Asahan telah mengimbau warga untuk tetap siaga dan berpindah lokasi aman apabila tinggi muka air terus naik."Kita (BNPB) juga mengimbau warga untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi bahaya banjir di beberapa wilayah selain di Kabupaten Asahan," ujar Abdul.

(mdk/far)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP