Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gelombang Tinggi Potensi Landa Perairan Sumut-Aceh, Nelayan Diminta Tak Melaut

Gelombang Tinggi Potensi Landa Perairan Sumut-Aceh, Nelayan Diminta Tak Melaut Ilustrasi gelombang tinggi. ©2020 Merdeka.com/liputan6.com/Muhamad Ridlo

Merdeka.com - Perairan Sumut-Aceh diwaspadai akan ada potensi gelombang tinggi hingga mencapai empat meter dalam beberapa hari ke depan.

Hal ini disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.

"Gelombang tinggi hingga empat meter di laut, kali ini akibat pengaruh angin kencang," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan Sugiyono di Medan pada Minggu (21/2).

Melansir dari Liputan6.com, berikut informasi selengkapnya.

Disebabkan oleh Angin Kencang

Sugiyono menjelaskan, angin kencang yang berdampak pada meningkatnya gelombang laut akan terjadi hingga pekan depan, baik di Sumut maupun di Aceh. Kecepatan angin antara lima hingga 30 knots atau sekitar 10 sampai 55 kilometer per jam.

Gelombang tinggi diperkirakan akan terjadi di Samudera Hindia barat Nias, Samudera Hindia barat Aceh, perairan barat Aceh, perairan Sabang-Banda Aceh, Selat Malaka bagian utara, dan perairan utara Sabang.

Nelayan Diimbau Tidak Melaut

Sementara di wilayah perairan Nias-Sibolga, perairan Lhokseumawe, dan perairan Meulaboh-Sinabang akan dilanda gelombang sedang, antara 1,25 hingga 2,5 meter. Sehubungan dengan hal ini, nelayan dan jasa pelayaran diminta untuk tidak melaut sementara waktu."Yang rendah itu sekitar 0,5 sampai 1,25 meter di Selat Malaka bagian tengah. Kami imbau nelayan dan jasa pelayaran, jangan memaksakan diri melaut. Patuhi syahbandar setempat," kata Sugiyono.

(mdk/far)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP