Gelar Operasi Ketupat Toba, Ini Kesiapan Polda Sumut Antisipasi Mudik Jelang Lebaran
Merdeka.com - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1442 H, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Utara (Sumut) meningkatkan pengamanan dengan menurunkan 7.700 personel yang tergabung dalam Operasi Ketupat Toba 2021. Hal itu disampaikan oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak saat Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2021 di Lanud Soewondo pada Rabu (5/5).
"Nantinya 7.700 personel yang diturunkan ini akan disebar di pos-pos penyekatan dalam mengantisipasi terjadinya mudik lebaran," katanya.
Operasi Ketupat Toba 2021 ini serentak dilaksanakan oleh di 33 kabupaten/kota di Sumut. Melansir dari unggahan akun Instagram @poldasumatrautara pada Rabu (5/5), berikut informasi selengkapnya.
Personel Gabungan

infosumut.id ©2021 Merdeka.com
Kapolda mengatakan, operasi ini dilakukan oleh personel gabungan yang melibatkan 7.700 personel Polri, 1.200 personel TNI dan 2.700 personel dari Pemda. Para petugas telah mendirikan 7 pos penyekatan di perbatasan provinsi dan 73 pos penyekatan di kabupaten/kota.
“Personel yang kita libatkan sebanyak 7.700 personel Polri, 1.200 personel TNI, dan 2.700 personel Pemda yang tergabung dalam pos pengamanan, serta tempat keramaian, mall dan lainnya,” katanya.
Putar Balik bagi Warga yang Nekat
Panca menegaskan, para petugas yang ada di pos-pos penyekatan akan mengedepankan sikap persuasif dan humanis saat bertugas. "Tentunya, personil yang berada di pos-pos penyekatan akan mengedepankan sikap persuasif dan humanis selama menjalankan tugas pengamanan Idulfitri," ujar Kapolda.Namun, jika ada masyarakat yang tetap nekat melaksanakan mudik, maka petugas yang berada di pos-pos penyekatan akan memaksa mutar balik kendaraan.
Inspeksi ke Bandara dan Stasiun

Instagram/@poldasumaterautara ©2021 Merdeka.com
Selain menggelar Operasi Ketupat Toba 2021, Kapolda juga melakukan inspeksi mendadak ke bandara dan stasiun guna mengecek kesiapan jelang Lebaran, khususnya dalam penerapan protokol kesehatan. Saat melakukan sidak ke Bandara Kualanamu pada Rabu (5/5), Kapolda memastikan memastikan tidak ada warga negara India yang masuk ke Sumut melalui Bandara Kualanamu."Dari 150 penumpang Malindo Air tidak ada ditemukan warga India yang masuk ke Sumut melalui Bandara Kualanamu," kata Kapolda.Kemudian Kapolda juga sidak ke salah satu stasiun di Kota Medan dan sempat mengecek kelengkapan surat keterangan swab dari salah seorang penumpang. "Dari pantauan kita para penumpang kereta telah menerapkan protokol kesehatan saat melakukan perjalanan," ujarnya.
(mdk/far)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya