Dibakar, Nikmati Tren Baru Makan Durian di Medan
Merdeka.com - Durian bisa dibilang merupakan salah satu buah yang banyak ditemukan di Kota Medan. Bahkan, durian ini menjadi salah satu kuliner populer yang identik dengan ibu kota Sumatra Utara (Sumut) itu.
Buah yang satu ini juga sering kali disajikan dalam beberapa macam olahan, misalnya pancake durian atau es durian. Namun, belum lama ini sedang hits di Kota Medan tren baru cara memakan durian, yakni dengan cara dibakar.
Cara makan durian yang unik ini pertama kali dipopulerkan oleh salah seorang penjual durian yang ada di Jalan Bromo Ujung, Kecamatan Medan Area. Durian bakar ini pun kini banyak digandrungi oleh masyarakat, khususnya pecinta durian.
Penasaran? Melansir dari ANTARA, berikut keunikan durian bakar Medan selengkapnya.
Dibakar Kulitnya

liputan6.com ©2021 Merdeka.com
Sajian unik durian ini dipopulerkan oleh salah seorang penjual durian di Kota Medan, Patar Siahaan. Ia bercerita, cara baru menikmati durian tersebut awalnya Ia temukan setelah berkunjung ke rumah temannya di Pulau Jawa, sekitar satu tahun lalu.
Namun, bukan buahnya yang dibakar, melainkan kulit durian yang masih dalam kondisi utuh belum dibuka. Sebelum dibuka, buah durian akan dibakar bagian kulitnya selama sekitar 10 menit.
Durian ini ditawarkan seharga Rp30 ribu hingga Rp70 ribu, tergantung ukuran yang dipilih oleh pelanggan.
Diyakini Lebih Berkhasiat

liputan6.com ©2021 Merdeka.com
Selain rasanya lebih enak, durian bakar ini juga dipercaya lebih berkhasiat saat dikonsumsi lantaran dapat menghilangkan kandungan kolestrol dan gas yang ada dalam buah."Yang hipertensi itu pun makan durian bakar tidak berpengaruh tensinya dan satu lagi, begitu kita makan durian bakar ini tidak ada bau durian di mulut kita," sebut Patar pada Selasa (24/8).Ia juga mengaku banyak pelanggan yang awalnya kurang menyukai durian justru bisa ikut menikmati sajian durian miliknya, lantaran durian yang dibakar bisa mengurangi mau menyengat khas buah tersebut.
(mdk/far)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya