Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Satu Kasus Virus Corona B117 Ditemukan di Sumut, Ini Faktanya

Satu Kasus Virus Corona B117 Ditemukan di Sumut, Ini Faktanya Ilustrasi virus corona. ©2020 Merdeka.com/liputan6.com

Merdeka.com - Pertama kali ditemukan di Inggris, varian baru virus Corona B117 saat ini sudah masuk Indonesia. Pada 2 Maret lalu, ditemukan dua kasus pertama di Karawang, Jawa Barat.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, pemerintah kembali menemukan 4 kasus virus Corona B117 ini.

"Sudah menemukan 4 lagi yang terkonfirmasi yaitu, satu di Palembang, Sumatra Selatan tanggal 11 Januari. Satu (lagi) ada di Kalimantan Selatan tanggal 6 Januari. Satu juga di Balikpapan, Kalimantan Timur dari 12 Februari. Yang keempat, ada di Medan Sumatra Utara itu 28 Januari," jelas Budi Gunadi pada Senin (8/3).

Melansir dari Liputan6.com, berikut informasi selengkapnya.

Empat Pasien Dinyatakan Sembuh

Empat kasus ini terungkap setelah dilakukan tes genome sequencing dan hasilnya keempat orang tersebut positif terinfeksi virus Corona B117. Namun, keempatnya saat ini telah dinyatakan sembuh.

Pemerintah Lakukan Tracing

Terkait temuan ini, pemerintah saat ini tengah melakukan surveilans terhadap kontak erat dari empat kasus tersebut."Kita sedang melakukan surveilans terhadap kontak erat mereka dan sedang kita kejar agar bisa segera dites dan di-genome sequencing," kata Budi.

Tanggapan Satgas Covid-19

Melansir dari ANTARA, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sumut dr Aris Yudhariansyah mengaku, tidak ada hal yang berbeda dari penanganan Covid-19 yang telah dilakukan untuk menangani virus Corona B117 ini.Ia menjelaskan, virus B117 asal Inggris ini tidak menimbulkan gejala yang lebih berat dari Covid-19. "Tidak lebih berat, hanya saja penyebarannya lebih cepat," ujarnya pada Senin (8/3).

Cegah dengan 5M

Meski demikian, Aris mengimbau agar masyarakat Sumut tetap menerapkan 5M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilisasi serta interaksi, agar tidak terpapar virus ini."Masyarakat tak usah panik. Karena kalau tetap menerapkan 5M, tidak akan terpapar," ujarnya.

(mdk/far)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP